![]() |
| Budiman, S.H., calon kepala desa nomor urut 2 dalam Pilkades Lewintana 2026, berpose usai pengundian nomor urut di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. |
Bima, KabarNTB - Dua kekalahan berturut-turut tidak memadamkan semangat Budiman, S.H. untuk memperebutkan kursi kepala desa. Sarjana hukum itu kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, untuk kali ketiga dan akan berhadapan dengan satu kandidat lain pada Desember 2026 mendatang.
Nomor Urut 2 dari Dua Kandidat
Dalam proses pengundian nomor urut calon, Budiman mendapatkan nomor urut 2. Hanya dua kandidat yang akan saling berebut mandat masyarakat Lewintana dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Bagi Budiman, dua pengalaman bertarung sebelumnya bukan sekadar catatan kekalahan, melainkan bekal perjalanan politik yang kini ia bawa masuk ke babak ketiga.
Komitmen untuk Warga Lewintana
Budiman menegaskan, jika masyarakat mempercayakannya sebagai kepala desa, ia siap berjuang penuh untuk hak-hak warganya.
"Insyaallah, ketika saya menjadi kepala desa, saya akan memperjuangkan hak-hak warga saya, khususnya warga Lewintana," ujar Budiman, Senin (2/11/2026).
Ia juga memastikan bahwa jaringan pendukungnya telah terorganisir. Tim relawan yang terbentuk di Desa Lewintana, katanya, sudah siap bergerak untuk memenangkan kontestasi ini.
Modal Ilmu dan Pengalaman, Bukan Sekadar Ambisi
Budiman menepis anggapan bahwa keikutsertaannya kali ini semata didorong ambisi meraih jabatan. Baginya, dua pertarungan sebelumnya telah menempa dirinya dengan pelajaran berharga yang tidak bisa dibeli.
"Saya hanya bermodal ilmu dan pengalaman," pungkasnya.
Apakah keteguhan Budiman di percobaan ketiga ini akhirnya akan berbuah kepercayaan masyarakat? Jawabnya ada di tangan warga Desa Lewintana saat mereka menentukan pilihan pada Desember mendatang.
(*)

