![]() |
| Kepala DLH Kota Bima Syahrial Nuryadin saat memberikan keterangan terkait kebijakan pengangkutan sampah pada hari Minggu di Kota Bima. |
Kota Bima, KabarNTB - Warga Kota Bima diminta menahan sampah rumah tangga mereka setiap hari Minggu dan tidak membuangnya ke tempat pengumpulan sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima menegaskan bahwa armada pengangkut sampah pada hari tersebut sepenuhnya dialihkan untuk melayani kawasan pasar, pertokoan, dan fasilitas umum.
Pengangkutan Difokuskan ke Kawasan Komersial
Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan tanpa dasar. Pada hari Minggu, volume sampah di kawasan pasar dan pertokoan cenderung melonjak seiring tingginya aktivitas perdagangan, sehingga seluruh kapasitas pengangkutan perlu dipusatkan di sana.
"Pengangkutan pada hari Minggu hanya difokuskan pada kawasan pasar, pertokoan, dan fasilitas umum," ujar Syahrial, Senin (13/10/2026).
Karena itu, warga yang sudah terlanjur menyiapkan sampah rumah tangga diimbau untuk menyimpannya kembali di dalam rumah dan menunggu jadwal pengangkutan pada hari berikutnya. Sampah yang diletakkan di pinggir jalan pada hari Minggu berpotensi tidak terangkut dan justru mencemari lingkungan sekitar.
Disiplin Warga Jadi Kunci Kebersihan Kota
Syahrial menekankan bahwa kedisiplinan masyarakat dalam pengelolaan sampah merupakan faktor penentu keberhasilan menjaga kebersihan Kota Bima. Tanpa partisipasi aktif warga, upaya pemerintah kota dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tidak akan optimal.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dalam menjaga wajah kota agar tetap layak huni dan nyaman.
"Mari kita semua bersama-sama menjaga Kota Bima tercinta tetap bersih, indah, sehat, dan asri. Kota Bima BISA," ajak Syahrial.
DLH Berharap Imbauan Dipatuhi Seluruh Warga
DLH Kota Bima berharap imbauan ini dapat dipahami dan dijalankan oleh seluruh warga, bukan sekadar sebagai kewajiban, melainkan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Pengelolaan sampah yang tertib, menurut dinas, akan berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan seluruh penghuni kota.
"Terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh warga masyarakat," demikian pernyataan DLH Kota Bima.
(*)

