![]() |
| Anggota DPR RI Fraksi PKB Hj. Mahdalena saat menjadi narasumber sosialisasi penyelenggaraan haji bagi calon jamaah haji Kota Bima di Gedung Serba Guna Muhammadiyah, Sabtu-Minggu, 17-18 Oktober 2026. |
Kota Bima, KabarNTB - Ratusan calon jamaah haji (CJH) Kota Bima mengikuti sosialisasi penyelenggaraan haji selama dua hari berturut-turut, Sabtu dan Minggu, 17-18 Oktober 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) Muhammadiyah Jalan Gajah Mada Kota Bima. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Hj. Mahdalena, S.S., M.M., tampil sebagai narasumber utama dan menekankan pentingnya wukuf di Padang Arafah sebagai inti dari seluruh rangkaian ibadah haji.
Wukuf di Arafah, Rukun yang Tidak Bisa Digantikan
Di hadapan ratusan peserta, Mahdalena menyampaikan pesan mendasar tentang wukuf di Padang Arafah sebagai rukun haji yang paling krusial. Ia menyandarkan pernyataannya pada hadis Nabi Muhammad SAW.
"Rujukannya langsung dari sabda Rasulullah SAW, Al-Hajju 'Arafah," ujar Mahdalena di hadapan para CJH Kota Bima.
Ia menjelaskan bahwa wukuf di Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, dimulai sejak tergelincirnya matahari (waktu Zuhur) hingga terbit fajar tanggal 10 Zulhijah. Berbeda dengan rukun haji lainnya, wukuf tidak bisa diganti dengan membayar denda atau dam. Jika seorang jamaah melewatkannya, ibadah hajinya dinyatakan tidak sah.
Serahkan Kursi Roda untuk CJH Lansia
Di sela kegiatan sosialisasi, Mahdalena juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada salah satu CJH asal Kelurahan Manggemaci, Sudirman. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bima, H. Eka Iskandar Zulkarnain, S.Ag., M.Si., beserta sejumlah peserta sosialisasi lainnya.
Sudirman bersama istrinya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian Mahdalena kepada mereka.
"Kami ucapkan terima kasih yang amat sangat dalam pada Umi Mahdalena yang sudah membantu kami. Doa kami selalu menyertai Umi Mahdalena," ujar Sudirman, CJH penerima bantuan kursi roda tersebut.
Doa untuk Haji Mabrur
Mahdalena menutup kehadirannya dengan mendoakan seluruh CJH Kota Bima agar dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur. Sosialisasi dua hari ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan yang kuat bagi para jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
(*)

