
Warga Desa Tambe memadati jalan utama sebagai bentuk protes atas kasus pembacokan yang terjadi pada Minggu sore, menuntut aparat segera bertindak.
Bima, KabarNTB - Jalan utama di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, lumpuh total pada Minggu malam (27/9/2026) setelah ratusan warga turun ke jalan memblokir akses kendaraan. Aksi spontan ini merupakan respons langsung atas insiden pembacokan yang mengguncang desa tersebut pada sore harinya, dengan warga mendesak kepolisian segera menangkap terduga pelaku.
Pengendara Cari Jalur Alternatif
Kemacetan parah tak terhindarkan akibat penutupan jalan itu. Para pengendara sepeda motor terpaksa berputar melewati gang-gang sempit di sekitar pemukiman warga, sementara kendaraan roda empat dilaporkan masih tertahan di titik blokade dan belum bisa bergerak sama sekali.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri, mengingat jalan yang diblokir merupakan jalur utama yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kecamatan Bolo.
Aparat Keamanan Berjaga di Lokasi
Merespons situasi yang memanas, sejumlah aparat keamanan telah diturunkan ke lokasi guna menjaga kondisi tetap terkendali dan mencegah eskalasi yang tidak diinginkan. Kehadiran aparat diharapkan bisa menjadi peredam ketegangan di tengah luapan emosi warga yang menuntut keadilan.
Warga menegaskan aksi blokade akan terus berlanjut hingga ada kepastian dari kepolisian mengenai penangkapan terduga pelaku pembacokan. Mereka ingin jaminan bahwa situasi keamanan di Desa Tambe segera kembali kondusif.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi masih berlangsung. Keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun perkembangan penyelidikan belum diperoleh redaksi.
(*)
