![]() |
| Personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di Pantai Wadu Baba, Desa Sambane, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, menyusul penemuan jasad Ihsan (22) pada Rabu pagi, 23 September 2026. |
Bima, KabarNTB - Misteri di balik kematian seorang pemuda bernama Ihsan (22) yang jasadnya ditemukan terbujur di pinggir Pantai Wadu Baba, Kabupaten Bima, mulai terurai. Polisi mengamankan seorang mahasiswa berinisial JA (19) yang diduga berkaitan langsung dengan peristiwa itu, setelah serangkaian olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi dilakukan secara intensif, sebagaimana dilansir dari jangkabima.com.
Jasad Ditemukan Warga, Polisi Langsung Turun Tangan
Penemuan nahas itu terjadi pada Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 07.30 WITA. Seorang warga bernama Anang Dirham menjadi orang pertama yang menemukan tubuh Ihsan di tepi pantai. Kondisi jasad korban menunjukkan sejumlah luka, yang segera mendorong Anang untuk melapor ke Polsek Langgudu.
Laporan itu tidak dibiarkan berlama-lama. Personel Satreskrim Polres Bima Kota bersama jajaran Polsek Langgudu bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari para saksi yang berada di sekitar kejadian.
Tiga Saksi Buka Jalan ke Terduga Pelaku
Dari proses pemeriksaan awal, penyidik memeriksa tiga orang saksi yang memberi petunjuk berarti. Informasi yang terkumpul kemudian menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut yang mengerucut pada satu nama, JA, seorang mahasiswa berusia 19 tahun.
"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, penyidik memperoleh informasi yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Bima Kota AKP Jahyadi Sibawaih.
Tim Puma Satreskrim Polres Bima Kota pun bergerak memburu keberadaan JA hingga akhirnya mengamankannya di Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah.
Keris Jadi Salah Satu Barang Bukti
Selain mengamankan JA, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari penanganan perkara ini. Di antaranya pakaian yang melekat di tubuh korban saat ditemukan, serta sebuah keris yang diduga memiliki kaitan dengan luka-luka yang ada pada jasad Ihsan.
Meski demikian, polisi belum menarik kesimpulan soal peran JA maupun motif yang melatarbelakangi kematian korban. Proses penyidikan masih terus berjalan, dan penyidik tengah mendalami secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya Ihsan.
"Terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polres Bima Kota untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi maupun barang bukti yang telah diamankan," tegasnya.
Polisi Minta Warga Tidak Sebar Informasi Tak Terverifikasi
Di tengah perhatian publik yang besar terhadap kasus ini, Polres Bima Kota mengimbau masyarakat untuk menahan diri dari menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Polisi meminta agar proses pengungkapan kasus diserahkan sepenuhnya kepada penyidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku, demi menjaga ketertiban dan keadilan bagi semua pihak.
(*)

