
Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima melakukan penanaman bunga dan perawatan tanaman di kawasan Taman Amahami sebagai bagian dari program pemeliharaan ruang terbuka hijau kota.
Kota Bima, KabarNTB - Kawasan Taman Amahami terus berbenah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima menggencarkan penataan dan pemeliharaan ruang terbuka hijau di taman tersebut, termasuk penanaman bunga baru untuk menggantikan tanaman yang mati sekaligus memperkaya vegetasi agar suasana taman kian hijau dan nyaman bagi warga.
Ganti Tanaman Mati, Tambah Vegetasi Baru
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Bidang Pertamanan dan Pemakaman DLH Kota Bima ini bukan sekadar penghijauan simbolis. Petugas turun langsung menanam aneka bunga di sejumlah titik yang sebelumnya ditumbuhi tanaman mati atau pertumbuhannya stagnan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya menyegarkan tampilan Taman Amahami sebagai salah satu ruang publik utama di Kota Bima.
Penyiangan hingga Penyiraman Dilakukan Berkala
Tak berhenti pada penanaman, petugas juga secara rutin melakukan penyiangan gulma dan rumput liar yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman. Pemangkasan dilakukan agar bentuk tanaman tetap rapi dan estetis, sementara penyiraman terjadwal memastikan tanaman baru tumbuh optimal di tengah terik kota.
DLH Tegaskan Pemeliharaan Berkelanjutan
Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, menegaskan bahwa perawatan taman bukan kegiatan sesaat melainkan program yang berjalan secara berkesinambungan, khususnya di kawasan yang menjadi titik aktivitas masyarakat.
"Penataan dan pemeliharaan taman akan terus kami lakukan secara rutin. Kami ingin kawasan Taman Amahami tetap menjadi ruang publik yang indah, nyaman dan asri bagi masyarakat," ujar Syahrial Nuryadin.
Ajak Warga Jaga Fasilitas Taman
DLH Kota Bima tidak hanya mengandalkan petugas dalam menjaga keindahan Taman Amahami. Instansi ini juga mengajak warga untuk turut merawat tanaman dan fasilitas taman yang telah ditata, sehingga hasil kerja penataan dapat bertahan lama dan terus dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.
(*)
