![]() |
| Kondisi proyek pembangunan Dam Mpiri Jago di Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, yang dilaporkan belum rampung meski anggaran telah dikucurkan lebih dari Rp 1 miliar. |
Bima, KabarNTB - Warga Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, menyuarakan keresahan mereka atas proyek pembangunan Dam Mpiri Jago yang hingga kini belum juga rampung, padahal anggaran yang dikucurkan untuk pekerjaan tersebut telah melampaui angka Rp 1 miliar. Desakan agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat segera menuntaskan proyek itu pun menguat di tengah masyarakat.
Unggahan Viral Jadi Pemantik Desakan
Keresahan warga itu pertama kali mencuat melalui sebuah unggahan di akun Facebook bernama Jager Donggo Ger pada Senin, 3 Agustus 2026. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mengaku mewakili suara masyarakat desa dan mendesak pihak berwenang untuk bertindak.
"Anggaran 1 miliar lebih untuk pembangunan dam mpiri jago Desa Sampungu Kecamatan Soromandi kabupaten bima belum selesai dikerjakan. Kami sebagai masyarakat desa sampungu mendesak pihak pupr propinsi agar menyelesaikan pekerjaan tersebut," demikian bunyi unggahan akun Jager Donggo Ger yang beredar di media sosial.
Belum Ada Respons Resmi dari PUPR NTB
Hingga berita ini disusun, Dinas PUPR Provinsi NTB belum memberikan tanggapan resmi atas desakan warga tersebut. Redaksi juga belum berhasil memperoleh konfirmasi mengenai status pekerjaan, jadwal penyelesaian, maupun kendala yang melatarbelakangi keterlambatan proyek Dam Mpiri Jago ini.
Perlu dicatat bahwa informasi yang beredar saat ini bersumber dari unggahan media sosial dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi. Klaim mengenai nilai anggaran maupun kondisi riil di lapangan masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak berwenang terkait.
(*)

