![]() |
| Lapangan Serasuba di Kota Bima menjadi sorotan setelah unggahan media sosial mengklaim adanya dugaan penyimpangan dalam proyek revitalisasi senilai miliaran rupiah. |
Kota Bima, KabarNTB - Sebuah unggahan di Facebook yang diunggah pada Senin, 2 Agustus 2026 menyebutkan bahwa seorang aktivis bernama Ady Thovan bersama sejumlah pihak dari Kejaksaan Negeri Kota Bima turun langsung meninjau kondisi Lapangan Serasuba, Kota Bima. Dalam unggahan tersebut diklaim bahwa proyek revitalisasi lapangan itu tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta disebut merugikan keuangan negara hingga Rp 4 miliar.
Klaim dalam Unggahan yang Beredar
Berdasarkan isi status Facebook yang beredar, kunjungan lapangan itu dikaitkan dengan laporan yang sebelumnya telah disampaikan kepada pihak berwenang pada 13 April 2026. Unggahan tersebut menyebut bahwa pekerjaan revitalisasi Lapangan Serasuba tidak memenuhi standar spesifikasi yang telah ditetapkan dan tidak sesuai dengan RAB proyek.
Klaim kerugian negara sebesar Rp 4 miliar yang tercantum dalam unggahan itu belum dapat dikonfirmasi kebenarannya oleh redaksi. Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum berhasil mendapatkan tanggapan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Bima, pengelola proyek, maupun instansi pemerintah terkait mengenai kebenaran isi unggahan tersebut.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Perlu dicatat bahwa informasi ini bersumber dari unggahan media sosial pribadi dan belum didukung oleh keterangan resmi dari lembaga penegak hukum maupun dokumen penyelidikan yang dapat diverifikasi secara independen. Redaksi tidak dapat mengonfirmasi apakah kunjungan lapangan yang disebutkan benar-benar terjadi dalam kapasitas resmi Kejaksaan Negeri Kota Bima, atau apakah proses hukum atas dugaan penyimpangan tersebut sedang berjalan.
Terkait proyek revitalisasi Lapangan Serasuba itu sendiri, pihak-pihak yang disebut bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan juga belum memberikan klarifikasi terbuka kepada publik mengenai klaim ketidaksesuaian spesifikasi yang dituduhkan dalam unggahan tersebut.
Ramai Diperbincangkan Warganet
Meski belum terverifikasi, unggahan itu menarik perhatian warganet dan memicu perbincangan di kalangan pengguna Facebook di Kota Bima. Lapangan Serasuba merupakan salah satu ruang publik penting di Kota Bima, sehingga kabar mengenai dugaan penyimpangan dalam pengerjaannya menjadi perhatian warga setempat.
Redaksi akan terus memantau perkembangan informasi ini dan berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk Kejaksaan Negeri Kota Bima dan instansi pemerintah yang mengelola proyek revitalisasi tersebut.
(*)

