Bima, KabarNTB - Ratusan wisudawan dan wisudawati STIE Bima resmi menuntaskan studi mereka dalam Wisuda Sarjana Angkatan ke-23 Tahun Akademik 2025/2026, yang berlangsung khidmat di Auditorium STIE Bima, Kamis (27/8/2026). Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, hadir langsung dalam Rapat Senat Terbuka tersebut dan menyampaikan pesan agar para lulusan tidak sekadar mencari pekerjaan, melainkan berani menciptakan peluang dan berkontribusi nyata bagi Kota Bima.
Wisuda Bukan Akhir, Melainkan Awal Pengabdian
Di hadapan para wisudawan, keluarga, pimpinan daerah, serta perwakilan perguruan tinggi se-Kota dan Kabupaten Bima, Wali Kota Rahman menegaskan bahwa momen wisuda bukan semata perayaan kelulusan akademik. Ia menyebutnya sebagai pintu masuk menuju tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat.
"Hari ini saudara-saudara tidak hanya merayakan keberhasilan akademik, tetapi juga memasuki babak baru untuk mengabdikan ilmu, kompetensi dan energi terbaik bagi masyarakat," ungkap Wali Kota Bima H. A. Rahman.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan yang diraih para wisudawan bukan hasil kerja sendiri, melainkan buah dari doa, pengorbanan, dan dukungan panjang orang tua serta keluarga yang mengiringi perjalanan mereka sejak awal.
STIE Bima Dinilai Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Wali Kota memberikan apresiasi khusus kepada STIE Bima yang disebutnya telah melampaui peran konvensional sebuah perguruan tinggi. Keterlibatan STIE Bima dalam berbagai agenda strategis daerah, mulai dari penyelenggaraan Rimpu Mantika, Bazaar UMKM Kota Bima, hingga kegiatan Job Fair, menjadi bukti nyata bahwa kampus ini hadir di tengah kehidupan masyarakat.
"Bagi saya, inilah wajah perguruan tinggi yang kita harapkan, perguruan tinggi yang tidak hanya berdiri di dalam kampus, tetapi hadir di tengah masyarakat," tegasnya.
Wali Kota berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Menurutnya, keempat elemen tersebut memiliki peran dan potensi masing-masing yang jika disatukan akan menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah.
Pesan untuk Lulusan: Ciptakan, Bukan Sekadar Mencari
Bagian paling menggugah dari sambutan Wali Kota adalah pesannya yang mendorong para wisudawan untuk mengubah cara pandang mereka tentang masa depan. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, katanya, harus diwujudkan dalam gagasan, karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar modal mencari lapangan kerja.
"Jangan hanya berpikir, di mana saya akan bekerja. Mulailah berpikir, apa yang bisa saya ciptakan, siapa yang bisa saya bantu dan kontribusi apa yang bisa saya berikan untuk Kota Bima," pesannya kepada para wisudawan.
165 Mahasiswa Publikasikan Tugas Akhir
Sementara itu, Ketua STIE Bima, Firdaus, ST., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa toga yang dikenakan para wisudawan adalah simbol dari perjalanan panjang penuh tantangan. Berbagai ujian dan tugas yang telah dilalui menjadi bukti bahwa ketekunan tidak pernah sia-sia.
"Perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil. Wisuda adalah hasil dari perjalanan yang cukup panjang," ujar Firdaus.
Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 165 mahasiswa telah mempublikasikan tugas akhir mereka sebagai bagian dari capaian akademik Tahun Akademik 2025/2026. Firdaus juga menyebut bahwa STIE Bima tengah memperluas jaringan kerja sama internasional, termasuk dengan Universiti Sains Malaysia, guna memperkaya wawasan lintas negara bagi civitas akademika.
"Perguruan tinggi tidak boleh berjalan di tempat. STIE Bima terus memperkuat mutu akademik, tata kelola dan kolaborasi untuk menghadapi masa depan," tutup Firdaus.
(*)

