![]() |
| Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang menyala di bagian atap gedung utama Kantor DPRD Kabupaten Bima di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Penatoi, Kota Bima, Selasa malam (11/8). |
Kota Bima, KabarNTB - Gedung utama Kantor DPRD Kabupaten Bima nyaris ludes dilalap api, Selasa malam (11/8), setelah kobaran api tiba-tiba muncul di bagian atap aula rapat kantor wakil rakyat di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Penatoi. Api berhasil dijinakkan tim Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bima dalam waktu singkat, namun temuan tiga gumpalan kain beraroma minyak tanah di lokasi membuat polisi menduga ada unsur kesengajaan di balik insiden ini. Dilansir dari Lombok Post, kasus ini kini tengah diselidiki secara intensif oleh Satreskrim Polres Bima Kota.
Api Menyambar Atap, Damkar Hanya 50 Meter dari Lokasi
Kejadian bermula sekitar pukul 19.15 WITA ketika staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bima, Muhaimin, baru saja kembali ke kantor usai mengantarkan surat kepada Bupati Bima. Setibanya di lokasi, ia mendapati kerumunan warga dan mendapat kabar bahwa api telah menyala di bagian atas atap gedung utama.
Muhaimin segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bima yang jaraknya hanya sekitar 50 meter dari kantor dewan. Petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi dan melancarkan upaya pemadaman. Sekitar pukul 19.40 WITA, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Beruntung, struktur bangunan tidak mengalami kerusakan berarti karena bagian atap menggunakan seng multirup yang tidak mudah terbakar.
Tiga Kain Berbau Minyak Tanah Diamankan sebagai Barang Bukti
Setelah kondisi aman, Sekretaris DPRD Bima Nurdin tiba di lokasi dan bersama petugas melakukan pemeriksaan awal. Dari sana ditemukan tiga buah kain yang terbungkus dan mengeluarkan bau minyak tanah. Dugaan sementara mengarah pada skenario bahwa kain-kain itu sengaja disiapkan, kemudian dilempar ke atas atap gedung oleh orang tak dikenal sekitar pukul 19.35 WITA.
Temuan ini langsung menarik perhatian kepolisian. Tim Satreskrim Polres Bima Kota turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP pada Selasa malam hingga Rabu (12/8).
Polisi Belum Simpulkan Unsur Kesengajaan, Rekaman CCTV Ditelusuri
Meski temuan di lapangan mengarah pada dugaan pembakaran yang disengaja, pihak kepolisian belum menarik kesimpulan resmi. Kasi Humas Polres Bima Kota, Ipda Baiq Fitria Ningsih, membenarkan bahwa timnya telah turun ke lapangan.
"Iya, tim sudah turun olah TKP di kantor DPRD Bima semalam," ujar Ipda Baiq Fitria Ningsih.
Terkait penyebab pasti kebakaran, ia menegaskan penyelidikan masih terus berjalan.
"Kami sudah mengamankan TKP dan masih menyelidiki penyebab kebakaran. Masih didalami," tandasnya.
Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku. Hingga berita ini diturunkan, identitas maupun motif di balik dugaan pembakaran Kantor DPRD Kabupaten Bima ini masih belum terungkap.
(*)

