
Bupati Bima Ady Mahyudi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XX tingkat Kecamatan Soromandi di Lapangan Desa Lewintana, Rabu, 12 Agustus 2026.
Bima, KabarNTB — Bupati Bima Ady Mahyudi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XX tingkat Kecamatan Soromandi di Lapangan Desa Lewintana, Rabu, 12 Agustus 2026.
MTQ tersebut diikuti 45 qari dan qariah dari tujuh desa. Para peserta berkompetisi dalam tiga cabang, yakni tartil, tahfiz, dan tilawah.
Dalam penutupan itu, Ady menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para juara. Acara kemudian ditutup dengan penampilan Malhatun Toyyibah dari Desa Sai, juara umum MTQ XX Kecamatan Soromandi untuk golongan qariah remaja.
Di hadapan para kafilah dan tamu undangan, Ady menekankan pentingnya mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an. Menurut dia, pendidikan keagamaan tidak semestinya berhenti pada pelaksanaan MTQ.
“Jangan biarkan generasi kita jauh dari Al-Qur’an. Mari kita hidupkan kembali rumah-rumah Al-Qur’an, majelis ilmu, dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” kata Ady.
Ia mengatakan upaya tersebut diperlukan agar pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan akhlak, integritas, dan kepedulian sosial.
Ady juga menyatakan Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen memperkuat pembangunan di bidang keagamaan. Ia berharap MTQ menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas untuk membentuk generasi Bima yang beriman, berilmu, berkarakter, dan berakhlak.
“MTQ tidak berhenti pada musabaqah saja, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun generasi Bima yang beriman, berkarakter, berilmu dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia mengajak orang tua, guru, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memperkuat perhatian terhadap pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak.
Ady juga meminta masyarakat Soromandi menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai salah satu pijakan dalam membangun daerah.
“Terus bangun Kabupaten Bima dengan semangat kebersamaan berlandaskan iman dan takwa serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan bermartabat,” kata dia.
Penutupan MTQ tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bima dari Daerah Pemilihan I Supardin, Camat Soromandi Julkifli, jajaran Muspika, para kepala desa, alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
(*)
