Bima, KabarNTB – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bima menggelar berbagai kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangkaian Selasa Menyapa Sesi II yang berlangsung di Desa Raba dan Desa Kombo, Kecamatan Wawo, pada 18-19 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan terpadu Pemerintah Kabupaten Bima yang menyasar masyarakat di wilayah pedesaan.
Pada hari kedua pelaksanaan, Kamis, 19 Juni 2026, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi meninjau langsung kegiatan yang dijalankan Sekretariat dan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) TP PKK Kabupaten Bima.
Sekretaris TP PKK Kabupaten Bima, Sahadatul Ummi, mengatakan pihaknya melaksanakan sejumlah program yang berfokus pada peningkatan kapasitas kader serta kesejahteraan masyarakat.
"Selama dua hari pelaksanaan, Sekretariat TP PKK melaksanakan gerakan penanaman bibit dan pohon buah bersama kader PKK desa di Desa Kombo dan Desa Raba serta pembinaan kader Dasawisma se-Kecamatan Wawo," kata Sahadatul Ummi.
Selain itu, Pokja I mengadakan sosialisasi program kerja kepada pengurus PKK tingkat kecamatan dan desa. Sementara Pokja II menyelenggarakan panggung literasi bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, pembinaan Program Gelari Pelangi dan Wajib Belajar 13 Tahun, pembinaan kelompok UP2K, serta sosialisasi PAUD Holistik Integratif dan Bina Keluarga Balita.
Di bidang ketahanan pangan dan kesehatan keluarga, Pokja III menggelar sosialisasi program serta kampanye stop boros pangan. Mereka juga mengadakan praktik memasak menu bergizi berupa puding labu kuning dan puding daun kelor untuk anak stunting. Hasil olahan tersebut dibagikan kepada balita dan peserta yang hadir.
Adapun Pokja IV memfokuskan kegiatan pada sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana, penyuluhan bagi ibu hamil dan ibu balita, serta berbagai program pencegahan stunting.
Dalam kegiatan itu, TP PKK bersama mitra terkait menyerahkan 10 paket Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) berupa telur dan biskuit untuk balita stunting. Selain itu, pelayanan KB bergerak berhasil menjangkau 29 akseptor KB implan dan suntik.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) juga menyalurkan 25 paket bantuan telur kepada keluarga berisiko stunting, ditambah dua paket bantuan dari Pokja IV.
Kegiatan lain yang mendapat perhatian warga adalah penyuluhan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga sehat serta simulasi penanganan kebakaran kompor gas yang dilaksanakan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan disertai pembagian doorprize bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dalam setiap sesi.
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan upaya TP PKK Kabupaten Bima memperkuat peran keluarga dalam pembangunan daerah, mulai dari peningkatan literasi, ketahanan pangan, kesehatan ibu dan anak, hingga percepatan penurunan angka stunting.
(*)

