Bima, KabarNTB - Suasana meriah mewarnai Gedung Serba Guna (GSG) Oi Ncinggi, Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Rabu (3/6/2026). Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan jajaran kepala perangkat daerah disambut antusias masyarakat Desa Rite dan Kole dalam rangkaian kegiatan Selasa Menyapa yang diawali sesi Ngopi Bareng.
Sebelum masuk ke acara inti, Bupati dan Ketua TP PKK terlebih dahulu mengunjungi stand UMKM yang berjejer di sekeliling GSG, kemudian melakukan tatap muka langsung dengan masyarakat.
"Saya mengundang dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir memanfaatkan beragam pelayanan yang dilekatkan melalui kegiatan Selasa Menyapa ini." ungkap Bupati Ady Mahyudi.
Santunan Rp104 Juta untuk Ahli Waris, 10 Warga Disematkan Tanda Peserta BPJS
Acara yang dibuka dengan Tarian Mpaa Sama dari SDN Buru Keli itu dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah bantuan lintas sektor. BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Bima menyerahkan paket sembako, serta santunan ahli waris senilai Rp104 juta kepada empat orang dari Desa Nipa dan Desa Mawu. Pada kesempatan yang sama, tanda peserta BPJS Ketenagakerjaan disematkan kepada lima warga Desa Rite dan lima warga Desa Kole.
PMT dan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sementara DP3AP2KB memberikan bantuan simbolis kepada keluarga berisiko stunting sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting dan kerawanan gizi di wilayah Kecamatan Ambalawi.
TP PKK Kabupaten Bima juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Bunda PAUD Kecamatan serta Bunda PAUD Desa Rite dan Desa Kole atas dedikasi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.
Launching Gerakan Pilah Sampah Organik dan Non-Organik
Salah satu agenda yang menjadi sorotan adalah launching Gerakan Aksi Kesadaran Masyarakat Akan Pengolahan Sampah Organik dan Non-Organik, yang sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bak sampah kepada Kepala Desa Kole, Kepala Desa Rite, dan kader PKK setempat. Gerakan ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.
(*)

