
Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil III, Lila Rahmadani Sukendy
Bima, KabarNTB - Janji politik tentang peningkatan jaringan telekomunikasi yang pernah disampaikan saat kampanye kini berubah menjadi ganjalan yang mencuat ke ruang publik. Warga Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, menyatakan kekecewaannya terhadap anggota DPRD Kabupaten Bima Daerah Pemilihan III, Lila Rahmadani Sukendy, yang dinilai belum merealisasikan komitmen yang pernah diucapkan kepada konstituen.
Janji Diingat, Perubahan Belum Terasa
Hakim, salah satu tokoh masyarakat Desa Piong, menegaskan bahwa warga masih menyimpan ingatan jelas atas komitmen yang disampaikan langsung kepada mereka saat kampanye berlangsung. Namun setelah sang wakil rakyat menjabat, tidak ada perubahan berarti yang dapat dirasakan di lapangan.
"Janji itu disampaikan langsung ke kami. Harapannya besar, karena jaringan di sini memang sangat terbatas. Tapi sampai sekarang, belum ada perubahan." ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Pelajar Sulit Belajar, UMKM Tertinggal dari Ekonomi Digital
Lemahnya sinyal internet di Desa Piong bukan sekadar gangguan komunikasi sehari-hari. Dampaknya merembet jauh: pelajar kesulitan mengakses pembelajaran berbasis internet, sementara pelaku usaha mikro dan kecil belum mampu mengoptimalkan peluang ekonomi digital yang terus berkembang.
Kondisi ini dinilai kontras dengan semangat percepatan transformasi digital yang terus didorong pemerintah di berbagai daerah. Warga merasa daerah terpencil seperti Piong terus tertinggal tanpa keberpihakan nyata dari para pemangku kebijakan.
"Kami tidak meminta yang muluk-muluk. Ini kebutuhan dasar di era sekarang. Kalau memang pernah dijanjikan, seharusnya diperjuangkan." kata warga lainnya.
Minim Komunikasi, Aspirasi Dianggap Bukan Prioritas
Selain mendesak realisasi peningkatan kapasitas jaringan, masyarakat juga meminta keterbukaan informasi mengenai langkah-langkah yang telah maupun sedang dilakukan. Minimnya komunikasi dari pihak terkait justru memperkuat anggapan bahwa aspirasi warga Piong belum menjadi prioritas nyata bagi wakilnya di gedung dewan.
Hingga berita ini diturunkan, Lila Rahmadani Sukendy belum berhasil dikonfirmasi terkait perkembangan rencana peningkatan kapasitas tower jaringan telekomunikasi di Desa Piong. Kasus ini menjadi cermin bahwa kepercayaan publik terhadap wakil rakyat sangat ditentukan oleh sejauh mana janji yang diucapkan di hadapan konstituen benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.
(*)
