Kota Bima, KabarNTB - Dua garasi bus yang disebut beroperasi secara ilegal di Kota Bima menjadi sorotan publik. Pemimpin Redaksi Visionerbima.com, Rizal Azharil Gajali, secara terbuka menyoroti keberadaan dua garasi tersebut melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Rabu (20/5/2026).
Dua garasi yang dimaksud adalah milik SPS dan PO Prima Jaya. Dari keduanya, Prima Jaya disebut menjadi yang paling memprihatinkan karena dinilai terus mengabaikan teguran yang telah berulang kali dilayangkan oleh Pemerintah Kota Bima.
"Prima Jaya masih bandel. Sudah beberapa kali ditegur oleh Pemkot Bima tetapi masih bandel. Ini seolah tidak menghargai Wali Kota-Wakil Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE - Feri Sofiyan, SH." tulis Rizal dalam unggahannya.
Dinas Terkait Kembali Turun, Eksekusi Belum Juga Dilakukan
Rizal mengungkapkan bahwa pada hari yang sama, Rabu (20/5/2026), dinas terkait kembali turun ke lokasi PO Prima Jaya. Namun tindakan tegas berupa eksekusi terhadap PO AKAP tersebut hingga kini belum juga dilaksanakan — sebuah kondisi yang dinilai mencerminkan lemahnya ketegasan penegakan aturan di lapangan.
Atas situasi ini, Rizal secara blak-blakan menilai dua pejabat yang seharusnya bertindak tidak menjalankan fungsinya secara optimal.
"Kasat Pol PP dan Kadishub Kota Bima dinilai 'lesu'." tegasnya.
Sorotan ini mengemuka di tengah komitmen Pemerintah Kota Bima yang tengah gencar menertibkan berbagai pelanggaran ketertiban umum, termasuk parkir liar dan aktivitas usaha yang tidak berizin. Publik kini menanti langkah nyata dari instansi terkait untuk membuktikan bahwa teguran bukan sekadar formalitas.
(*)

