
Ilustrasi
Bima, KabarNTB - Kepala tukang yang bekerja pada proyek yang dikelola PT Bunga Raya di wilayah Bima mengeluhkan gaji mereka yang hingga kini belum dibayarkan oleh pihak perusahaan. Kondisi ini membuat para pekerja mempertanyakan komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran upah.
Salah seorang perwakilan kepala tukang, Hima, mengatakan bahwa para pekerja sebelumnya sempat menerima pembayaran gaji. Namun dalam beberapa waktu terakhir, pembayaran upah tersebut belum lagi direalisasikan oleh pihak perusahaan.
“Kami sudah berkali-kali mendatangi kantor PT Bunga Raya untuk menanyakan hak kami. Tapi setiap kali datang, kami hanya diminta untuk bersabar,” ujar Hima.
Kepala Tukang Datangi Kantor Perusahaan
Menurut Hima, dia telah beberapa kali mendatangi kantor PT Bunga Raya untuk meminta kejelasan mengenai pembayaran gaji yang tertunda. Namun hingga kini dia belum mendapatkan kepastian mengenai kapan upah tersebut akan dibayarkan.
Hima berharap perusahaan segera menyelesaikan kewajiban pembayaran gaji tersebut. Bagi dia, upah yang belum dibayarkan sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.
Harapan Kepastian Pembayaran Upah
Kepala tukang meminta pihak PT Bunga Raya memberikan kejelasan mengenai waktu pembayaran gaji yang tertunda. Dia berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pekerja proyek.
“Kami hanya berharap ada kejelasan dari perusahaan tentang kapan gaji kami dibayarkan, karena kami sangat membutuhkan uang tersebut untuk kebutuhan keluarga,” kata Hima.
Hingga berita ini ditulis, pihak PT Bunga Raya belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para pekerja mengenai keterlambatan pembayaran gaji tersebut.
(*)
