![]() |
| Polisi membubarkan dua kelompok remaja dari Desa Tambe dan Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, yang hendak tawuran, Senin, (23/2/2026). |
Bima, KabarNTB – Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah kecamatan meningkatkan pengawasan keamanan menjelang waktu Sholat Subuh selama bulan suci Ramadan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Patroli gabungan yang digelar Senin (23/2/2026) sekitar pukul 05.30 Wita itu dipimpin Kapolsek Bolo, AKP Nurdin. Kegiatan melibatkan personel TNI dari Koramil Bolo serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Bolo.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menjelaskan bahwa patroli difokuskan pada titik-titik rawan, termasuk perbatasan Desa Rasabou dan Desa Tambe yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja pada dini hari.
“Dalam pelaksanaannya, tim patroli gabungan membubarkan dua kelompok remaja dari Desa Rasabou dan Desa Tambe yang diduga hendak melakukan tawuran,” ujar Adib dalam keterangan tertulis.
Petugas mengamankan lima remaja yang diduga berperan sebagai provokator. Dari lokasi, aparat juga menyita barang bukti berupa petasan yang diduga akan digunakan untuk memicu keributan.
Menurut Adib, situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan sebelum terjadi bentrokan. Kelima remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Bolo untuk didata serta diberikan pembinaan.
“Kelima remaja beserta barang bukti petasan saat ini diamankan di Mapolsek Bolo,” katanya.
Patroli gabungan ini merupakan bagian dari langkah preventif aparat dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama Ramadan, terutama pada waktu-waktu rawan menjelang sahur dan Sholat Subuh.
(*)

