
Tim gabungan Polsek Madapangga, Bolo, dan Opsnal Polres Bima mengamankan kelima terduga pelaku penganiayaan berat di Desa Nggembe, Senin dini hari (2/2/2026).
Bima, KabarNTB - Tim gabungan Polsek Madapangga, Polsek Bolo, dan Opsnal (Puma) Polres Bima berhasil mengamankan lima pemuda yang diduga terlibat dalam penganiayaan berat terhadap seorang mahasiswa di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo. Penangkapan dilakukan secara dramatis mulai Minggu malam (1/2) hingga Senin dini hari (2/2) setelah pelaku bersembunyi di kebun jagung.
Korban Dibacok Berulang dengan Parang, Motif Dendam Lama
Peristiwa berdarah ini terjadi Minggu malam (1/2) sekitar pukul 19.30 Wita. Korban, Endang Sofian (25), warga Desa Nggembe, terlibat cekcok dengan rombongan pelaku di jalan raya setempat. Perselisihan dipicu dendam lama terkait pemukulan di acara organ tunggal sebelumnya.
Situasi memanas hingga salah satu pelaku berinisial AH (22) mengambil parang dari motornya dan membacok korban berkali-kali. Usai aksi, pelaku langsung melarikan diri ke wilayah Kecamatan Madapangga.
Pengepungan di Kebun Jagung, Lima Pelaku Diamankan
Setelah laporan masuk, Kapolsek Bolo berkoordinasi dengan Kapolsek Madapangga dan Tim Opsnal Polres Bima. Pencarian sempat terkendala karena pelaku tidak pulang ke rumah.
"Anggota kami melakukan pendekatan persuasif melalui tokoh pemuda dan keluarga. Diketahui pelaku bersembunyi di kawasan persawahan/kebun jagung So Sera Tangga, Desa Rade," ungkap Kapolsek Bolo AKP Nurdin.
Sekitar pukul 05.00 Wita, tim gabungan bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan lima terduga pelaku tanpa perlawanan berarti. Mereka adalah AH (22) sebagai pelaku utama, serta RS (17), DS (21), MR (18), dan F (17).
Pelaku Diserahkan ke Satreskrim, Polisi Imbau Masyarakat Tenang
Kelima terduga pelaku telah diserahterimakan dari Polsek Madapangga ke Tim Puma Polres Bima dengan pengawalan ketat. Mereka akan menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Bima.
Pihak kepolisian mengimbau warga, khususnya di Desa Nggembe dan Rade, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu yang dapat memanasakan situasi. Kasus ini kini ditangani sepenuhnya oleh penyidik Satreskrim Polres Bima untuk mengantisipasi gangguan keamanan susulan.
(*)
.png)