![]() |
| Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur Ahmad Amrullah saat ditemui awak media, Selasa 13 Oktober 2026. |
Lombok Timur, KabarNTB - Perbaikan Jalan Rumbuk-Padamara di Kabupaten Lombok Timur akhirnya menemui titik terang. Melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, ruas jalan yang lama dikeluhkan warga itu mendapat kucuran dana sebesar Rp5,6 miliar, dengan pelaksanaan fisik dijadwalkan berlangsung mulai November hingga akhir Desember 2026.
Dokumen Lelang Sedang Disiapkan
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Amrullah, memastikan proses administratif tengah berjalan. Persiapan dokumen lelang saat ini sedang diselesaikan sebagai syarat sebelum pekerjaan konstruksi dapat dimulai.
"Saat ini sedang proses persiapan dokumen lelang dan insyaallah akan dikerjakan pada bulan November sampai dengan akhir Desember," ujar Ahmad Amrullah kepada media, Selasa 13 Oktober 2026.
Politisi yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur itu menegaskan, alokasi anggaran ini merupakan buah dari perjuangan panjang menampung aspirasi masyarakat yang sudah lama mendesak perbaikan ruas jalan tersebut.
Berangkat dari Keluhan Warga yang Menumpuk
Ahmad menjelaskan, dorongan untuk memasukkan perbaikan Jalan Rumbuk-Padamara ke dalam skema penganggaran daerah bukan muncul tiba-tiba. Keluhan warga soal kondisi jalan itu sudah bergulir sejak lama dan menjadi catatan yang terus diperjuangkan hingga akhirnya mendapat respons dalam kebijakan anggaran perubahan tahun ini.
"Ini berangkat dari situasi di lapangan dan keluhan masyarakat yang sudah cukup lama. Aspirasi itu harus kita perjuangkan agar bisa ditindaklanjuti melalui kebijakan anggaran. Alhamdulillah, melalui APBD Perubahan tahun ini, perbaikan Jalan Rumbuk-Padamara mendapatkan alokasi anggaran Rp5,6 miliar," ujarnya.
Bagi Ahmad, hal ini bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan bagian dari amanat yang diemban sebagai wakil rakyat dan representasi partai di lembaga legislatif.
"Bagi kami, memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Ini juga merupakan perintah dan amanat partai, agar keberadaan kami di lembaga legislatif benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Lebih dari Sekadar Aspal, Jalan Ini Penopang Ekonomi Warga
Ahmad menekankan bahwa Jalan Rumbuk-Padamara bukan sekadar penghubung antarkawasan. Ruas ini merupakan urat nadi mobilitas warga sekaligus jalur distribusi hasil pertanian dan barang dagangan. Kerusakannya berdampak langsung pada biaya transportasi yang membengkak dan produktivitas warga yang terhambat.
"Jalan ini memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Ketika akses jalan baik, aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar, distribusi hasil usaha masyarakat lebih mudah, dan mobilitas warga juga semakin nyaman. Jadi, perbaikan ini bukan semata-mata membangun fisik jalan, tetapi juga mendukung pergerakan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Kualitas Jadi Sorotan, Bukan Hanya Kecepatan Pengerjaan
Ahmad juga mengingatkan agar pelaksana pekerjaan tidak hanya mengejar tenggat waktu, tetapi juga menjaga mutu konstruksi. Perbaikan yang asal selesai tanpa memenuhi spesifikasi teknis dinilai tidak akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Kita berharap prosesnya berjalan lancar, pekerjaan bisa dimulai November dan dituntaskan sesuai target pada akhir Desember. Yang tidak kalah penting, kualitas pekerjaan harus dijaga agar jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," pungkas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lombok Timur ini.
Selain mendorong kelancaran ekonomi, perbaikan jalan ini diharapkan turut menekan risiko kecelakaan bagi pengendara yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
(*)

