Bima, KabarNTB - Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Oi Lanco, Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, pada Selasa siang, 20 Oktober 2026. Peristiwa yang mulai terdeteksi sekitar pukul 12.00 WITA itu mengakibatkan dua unit rumah rusak berat dan satu unit rusak ringan, memaksa para korban bergantung pada bantuan darurat dari pemerintah desa setempat serta tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Bima.
Asap Mengepul, Warga Bergerak Cepat
Kejadian bermula ketika seorang warga melihat kepulan asap keluar dari dalam salah satu rumah di RT 01/RW 01. Warga tersebut langsung berteriak meminta pertolongan, dan dalam sekejap tetangga di sekitar lokasi berlarian menuju tempat kejadian perkara. Dengan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan kobaran api secara swadaya.
Upaya warga berlangsung lebih dari dua jam. Api baru dapat dipadamkan secara total sekitar pukul 14.13 WITA, bersamaan dengan tibanya mobil pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Untuk mencegah api merembet lebih luas, sebagian bagian rumah sengaja dirobohkan guna memutus jalur rambatan kobaran api.
Dua Rumah Rusak Berat, Kebutuhan Darurat Mendesak
Berdasarkan laporan Abdurrahman, Koordinator Kecamatan (Korcam) Langgudu TAGANA Dinas Sosial Kabupaten Bima, insiden ini menyebabkan dua unit rumah mengalami kerusakan berat dan satu unit lainnya mengalami kerusakan ringan. Para korban dan aparat desa langsung mengajukan permohonan bantuan kepada pihak berwenang.
"Kebutuhan mendesak saat ini adalah bantuan tanggap darurat bencana dan dua unit tenda portable untuk pengungsi, sesuai permintaan korban, aparat desa, serta pemerintah desa setempat," ujar Abdurrahman selaku Korcam Langgudu TAGANA Kabupaten Bima.
TAGANA Turun, Asesmen Korban Dimulai
Pascakejadian, tim TAGANA Kabupaten Bima bersama aparat dan Pemerintah Desa Karumbu segera melakukan asesmen terhadap para korban. Proses pendataan berjalan beriringan dengan kegiatan bersih-bersih lokasi, termasuk pengangkatan puing-puing bangunan yang terbakar serta pemilahan perabot rumah tangga yang masih bisa digunakan kembali.
Warga, korban, dan unsur pemerintah desa juga duduk bersama untuk merumuskan langkah pemulihan, termasuk perapian bagian-bagian rumah yang sempat dirobohkan secara darurat guna menghentikan penyebaran api. Bantuan tanggap darurat bencana kini menjadi prioritas yang dinantikan para korban di Desa Karumbu.
(*)

