Bima, KabarNTB – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bima mulai memperkuat agenda pemberdayaan ekonomi keluarga melalui evaluasi dan penilaian Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Kegiatan yang digelar melalui Pokja II TP PKK Kabupaten Bima tersebut berlangsung di Aula DPMD Kabupaten Bima, Sabtu (12/9/2026), dan diikuti para pengurus TP PKK dari 18 kecamatan se-Kabupaten Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.
Dari perspektif pembangunan daerah, lomba UP2K tidak sekadar menjadi kompetisi antarkelompok usaha. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas ekonomi keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas.
Ketua TP PKK Kabupaten Bima yang diwakili Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Keterampilan, Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E, menegaskan bahwa evaluasi dan penilaian UP2K harus ditempatkan sebagai instrumen pembinaan dan motivasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada persoalan siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, evaluasi harus mampu mendorong kader dan kelompok UP2K meningkatkan kualitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
"Potensi lokal yang tersedia di masing-masing wilayah sangat beragam dan perlu dikembangkan secara kreatif agar memiliki nilai tambah serta mampu bersaing di pasar. Ini perlu dioptimalkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing," terang Nurul.
Penilaian dilakukan terhadap sejumlah aspek penting, mulai dari administrasi dan kelembagaan kelompok, perkembangan usaha, kreativitas dan inovasi, kualitas produk, pemanfaatan potensi lokal, pemasaran hingga keberlanjutan usaha.
Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Bima, Hj. Nurwahidah, dalam laporannya mengatakan lomba UP2K merupakan salah satu langkah untuk mendorong kelompok usaha keluarga agar semakin produktif dan berkembang.
Ia menilai keberadaan UP2K memiliki posisi strategis dalam mengoptimalkan potensi ekonomi keluarga dan masyarakat. Pengembangan usaha produktif berbasis kreativitas dan potensi lokal diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga.
Dengan melibatkan 18 kecamatan, agenda tersebut sekaligus memperlihatkan upaya TP PKK Kabupaten Bima memperluas basis pemberdayaan ekonomi hingga tingkat wilayah.
Tim penilai berasal dari perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima, mentor UMKM, serta pengurus TP PKK Kabupaten Bima.
Pemenang lomba UP2K akan diumumkan pada momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Bima mendatang.
Bagi pemerintah dan TP PKK, hasil evaluasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai penilaian administratif atau seremoni tahunan. Penguatan usaha keluarga, peningkatan kualitas produk, pemasaran dan keberlanjutan usaha menjadi pekerjaan lanjutan agar UP2K benar-benar mampu memberi dampak terhadap ekonomi keluarga di Kabupaten Bima.
(*)

