![]() |
| Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Syahrial |
Kota Bima, KabarNTB - Pohon-pohon di kawasan Taman Ria Kota Bima sudah ditebang, dan kayunya tak lagi bisa diselamatkan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Syahrial, memastikan seluruh kayu hasil penebangan tersebut telah dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai bagian dari pelaksanaan pembangunan kolam retensi pengendali banjir, Rabu (1/7/2026).
Kayu Tak Bisa Dimanfaatkan Lagi
Saat dikonfirmasi, Syahrial menegaskan kondisi kayu hasil tebangan sudah tidak memungkinkan untuk dimanfaatkan kembali maupun ditanam ulang.
"Kayu hasil penebangan sudah dibawa ke TPA sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi maupun ditanam kembali," kata Syahrial.
Satu Pohon Ditebang, Sepuluh Ditanam
Meski demikian, Pemkot Bima berkomitmen menjaga keberlanjutan ruang hijau lewat skema kompensasi vegetasi. Setiap satu pohon besar yang ditebang akan diganti dengan penanaman 10 pohon baru.
"Komitmen kami, setiap satu pohon besar yang ditebang akan diganti dengan 10 pohon kecil baru," ujarnya.
Penebangan pohon di Taman Ria dilakukan untuk mendukung pembangunan kolam retensi yang menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir di Kota Bima. Program penghijauan akan segera dilaksanakan guna menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan tersebut.
(*)

