Mataram, KabarNTB - Musyawarah Wilayah (Muswil) III Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Wilayah Mataram di Kantor Universitas Terbuka Mataram, Sabtu (25/7/2026), menghasilkan keputusan penting: Diah Citra Pravitasari, S.IP., yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bima, resmi dipercaya memimpin organisasi alumni tersebut. Amanah ini diterima Dita, sapaan akrabnya, sebagai tanggung jawab memperkuat soliditas alumni sekaligus mendorong kontribusi nyata IKA UT bagi pembangunan daerah lewat penguatan pendidikan, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor.
Amanah, Bukan Sekadar Jabatan
Ditemui di Mataram, Minggu (26/7/2026), Dita menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Baginya, organisasi alumni tidak cukup hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi harus menjelma ruang kolaborasi yang melahirkan gagasan dan aksi nyata bagi kemajuan masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua IKA Universitas Terbuka Wilayah Mataram. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk membangun kebersamaan dan memperkuat peran alumni dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujar Dita.
UT, Kampus Tanpa Batas Ruang dan Waktu
Dita menilai Universitas Terbuka telah membuktikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu membuka akses belajar bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa dibatasi ruang dan waktu. Karena itu, ia menegaskan para alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
"Universitas Terbuka telah membuktikan bahwa akses pendidikan dapat menjangkau siapa saja tanpa batas ruang dan waktu. Kini saatnya alumni UT bersatu, saling menginspirasi, dan menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan melalui karya, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Alumni Diharap Jadi Agen Perubahan
Menurut Dita, pendidikan merupakan fondasi utama menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia berharap IKA UT mampu tampil sebagai organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.
"Saya berharap IKA UT menjadi wadah yang inklusif, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kita ingin alumni tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa," tuturnya.
Fokus Kepengurusan Baru: Kompetensi hingga Jejaring Profesional
Dita menjelaskan, kepengurusan baru IKA UT Wilayah Mataram akan diarahkan untuk memperkuat kapasitas alumni lewat berbagai program pengembangan kompetensi, perluasan jejaring profesional, kegiatan sosial, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh alumni Universitas Terbuka menjadikan organisasi sebagai rumah bersama yang mempererat persaudaraan sekaligus melahirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Mari kita jadikan IKA Universitas Terbuka sebagai keluarga besar yang saling menguatkan, saling mendukung, dan bersama-sama menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Ketika alumni bersatu, kita tidak hanya membangun organisasi, tetapi juga membangun masa depan daerah yang lebih baik melalui pendidikan," pungkasnya.
(*)

