![]() |
| Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menghadiri Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya di rumah Ibu Sofiya, Kelurahan Ntobo, Selasa (21/7/2026). |
Kota Bima, KabarNTB - Rumah Ibu Sofiya di RT 03/RW 01, Kelurahan Ntobo, jadi lokasi penyerahan simbolis Bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya, Selasa (21/7/2026). Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin hadir langsung dalam kegiatan ini, didampingi Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Camat, serta Lurah setempat.
Bantuan dari Dana Zakat, Bisa untuk Rombong dan Kios
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan rumah layak huni merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah sekaligus wujud kepedulian masyarakat lewat dana zakat. Menurutnya, bantuan ini tak hanya diperuntukkan bagi pembangunan rumah, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha masyarakat, seperti penyediaan rombong maupun kios.
"Di Kelurahan Ntobo terdapat 38 rumah yang menerima bantuan BSPS. Ini adalah bentuk perhatian pemerintah dan Baznas. Namun karena keterbatasan anggaran, belum semua masyarakat dapat menerima bantuan secara bersamaan," ujar Wali Kota Rahman.500 Rumah Dapat Bantuan Tahun Ini, Berlanjut hingga 2028
Wali Kota menjelaskan bahwa pada tahun ini pemerintah menyalurkan sekitar 500 bantuan rumah layak huni di Kota Bima. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada 2027 dan 2028, sehingga seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa memperoleh bantuan secara bertahap.
Minta RT/RW dan Lurah Dahulukan Rumah Tak Layak Huni
Ia menegaskan kepada para lurah, ketua RT, dan RW agar mengutamakan masyarakat yang benar-benar tinggal di rumah tidak layak huni dalam proses pendataan calon penerima bantuan. Pemerintah kelurahan juga diminta aktif mengusulkan masyarakat yang memenuhi syarat pada berbagai program perumahan, termasuk Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.
"Kepada RT, RW dan lurah saya minta agar benar-benar memperhatikan kondisi masyarakat. Dahulukan rumah yang memang sudah tidak layak huni dan pastikan pendataan dilakukan secara objektif agar bantuan tepat sasaran," tegasnya.Ajak Warga Bersabar, Minta Penerima Jaga Amanah Muzaki
Wali Kota turut mengajak masyarakat yang belum memperoleh bantuan untuk tetap bersabar, karena pemerintah akan terus berupaya melanjutkan program bedah rumah sesuai kemampuan keuangan daerah. Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar menjaga amanah yang telah diberikan para muzaki (pemberi zakat), sehingga bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk mewujudkan hunian yang aman, nyaman, dan layak ditempati.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat keterbatasan peran pemerintah dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, mengingat kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Setiap Penerima Dapat Rp25 Juta
Bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya yang diterima masing-masing penerima manfaat bernilai Rp25 juta, dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas tempat tinggal serta kesejahteraan masyarakat penerima.
(*)

