Bima, KabarNTB – Seorang pria berinisial HB, 30 tahun, warga Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar di rumahnya pada Minggu malam, 14 Juni 2026, sekitar pukul 23.30 Wita.
Kapolsek Soromandi Ipda Mujahidin mengatakan polisi menerima laporan dari warga dan segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian mengamankan area dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
“Personel langsung menuju tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari masyarakat. Lokasi kemudian diamankan dan dipasang garis polisi,” kata Mujahidin, Senin, 15 Juni 2026.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya. Saat itu, ia terbangun karena mencium bau kain hangus dan minyak tanah dari arah dapur.
Ketika menuju dapur, ia mendapati korban terbaring di lantai dengan api yang masih menyala di tubuhnya. Sang ibu berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air sambil meminta pertolongan.
Anggota keluarga lain yang datang ke lokasi sempat mencoba memberikan pertolongan. Namun, korban diduga telah meninggal dunia.
Peristiwa itu mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian membantu mengevakuasi jasad korban ke ruang tamu rumah keluarga.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui Kapolsek Soromandi mengatakan pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan.
“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menolak visum maupun autopsi dan mengikhlaskan kepergian korban,” ujar Mujahidin.
Polisi menyebut dugaan awal mengarah pada tindakan bunuh diri. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban rencananya dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Lewintana pada Senin, 15 Juni 2026.
Jika Anda atau orang yang Anda kenal mengalami tekanan psikologis, merasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan kepada keluarga, teman terpercaya, tenaga kesehatan, atau layanan kesehatan jiwa terdekat.
(*)

