Mataram, KabarNTB - Kesempatan terbuka bagi putra-putri terbaik NTB yang ingin mengabdi di dunia penyiaran. Tim Seleksi Pemilihan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB resmi membuka pendaftaran Calon Anggota KPID Masa Jabatan 2026-2029, terhitung mulai 22 Juni hingga 21 Juli 2026.
Cari Figur Berintegritas dan Independen
Ketua Tim Seleksi, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk turut berpartisipasi dalam proses penjaringan ini.
"Seleksi ini merupakan kesempatan untuk menghadirkan figur-figur terbaik yang memiliki integritas, independensi, kompetensi, dan kepedulian terhadap kemajuan dunia penyiaran di Nusa Tenggara Barat. Kami mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dan mengabdikan diri melalui KPID." ujarnya.
Pendaftaran Sepenuhnya Daring
Seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman resmi https://ntbprov.go.id/seleksiKPID. Portal ini menyediakan informasi lengkap mulai dari pengumuman, jadwal seleksi, persyaratan umum dan khusus, hingga format dokumen yang harus dilengkapi.
Calon peserta cukup mempelajari ketentuan yang berlaku, menyiapkan dokumen dalam format PDF hasil pemindaian, mengisi formulir secara elektronik, dan mengunggah seluruh berkas sebelum batas akhir pendaftaran. Tim Seleksi mengingatkan agar pelamar mencermati seluruh persyaratan administrasi, karena kelengkapan dokumen menjadi dasar penilaian pada tahap seleksi administrasi.
Petahana yang Lolos Administrasi Langsung ke Fit and Proper Test
Aka, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa seleksi mengacu pada Lampiran Bab III angka 2.4 butir (11) Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 3 Tahun 2024. Berdasarkan aturan tersebut, calon incumbent (petahana) yang lulus seleksi administrasi tidak perlu mengikuti uji kompetensi dan langsung menjalani Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) di DPRD Provinsi.
"Ketentuan tersebut merupakan pedoman nasional yang menjadi acuan Tim Seleksi. Dengan demikian, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten sesuai regulasi untuk menjamin transparansi, kepastian hukum, dan perlakuan yang adil bagi seluruh peserta." jelasnya.
Waspada Penipuan, Seleksi Tidak Dipungut Biaya
Aka menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Masyarakat diimbau waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Tim Seleksi dengan menjanjikan kelulusan atau meminta imbalan.
Tim Seleksi berharap proses ini melahirkan komisioner KPID yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan perkembangan media di era digital.
"Semakin banyak putra-putri terbaik NTB yang berpartisipasi, semakin besar peluang kita mendapatkan komisioner KPID yang kredibel dan mampu mengawal penyiaran yang berkualitas demi kepentingan masyarakat." tutup Aka.
(*)

