![]() |
| Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat program BAZNAS Kota Bima di halaman Kantor BAZNAS Kota Bima, Senin (15/6/2026). |
Kota Bima, KabarNTB - Sebanyak 133 warga Kota Bima menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima dalam sebuah penyaluran simbolis yang berlangsung di halaman Kantor BAZNAS, Senin (15/6/2026). Total dana yang disalurkan mencapai Rp500 juta, bukan dari kas daerah, melainkan dari zakat, infak, dan sedekah para ASN, aparat kepolisian, pensiunan, serta masyarakat yang menitipkan amanahnya melalui BAZNAS.
Penerima manfaat terdiri dari 45 orang peserta Program Pemberdayaan Keluarga Mandiri (PKM), 30 penerima Z-RUP, dan 58 penerima Z-Kios. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin.
Bukan Sekadar Bantuan, Ini Modal Perjuangan
Ketua BAZNAS Kota Bima, Abdul Latief M. Saleh, S.Pd.I., menegaskan bahwa apa yang diterima para mustahik bukan sekadar uang atau barang. Ada tanggung jawab moral yang melekat di dalamnya.
"Bantuan yang bapak dan ibu terima bukan sekadar bantuan tunai atau fisik semata, melainkan sebuah amanah dan modal perjuangan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat." ujar Abdul Latief.
Ia berharap bantuan ini dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha, mengurangi ketergantungan pada rentenir, dan membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.
"Kami berharap bantuan ini dapat menjadi jalan bagi bapak dan ibu untuk berkembang, bahkan suatu saat nanti bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki atau setidaknya menjadi pribadi yang gemar bersedekah." katanya.
Titipan dari Camat, Kadis, Lurah, hingga Polisi
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, mengingatkan para penerima bahwa dana yang mereka terima adalah titipan dari sesama warga yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya.
"Hari ini yang kami salurkan nilainya mencapai Rp500 juta. Dana ini berasal dari titipan amanah para ASN, mulai dari camat, kepala dinas, lurah, dan pegawai lainnya yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan." ujarnya.
Ia mendorong para penerima manfaat menjaga amanah itu dengan memanfaatkan bantuan sebagai modal usaha yang produktif. Rahman juga mengajak masyarakat membangun semangat kebersamaan melalui koperasi, khususnya koperasi syariah, agar manfaat bantuan dapat terus berkelanjutan.
PKH Daerah Sasar 1.200 Penerima, Target Naik di 2027
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bima telah menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah kepada sekitar 1.200 penerima manfaat dengan nilai Rp2 juta per tahun. Ia menargetkan jumlah penerima bertambah hingga 2.000 orang pada 2027.
Mengakui kondisi keuangan daerah yang tidak semudah tahun-tahun sebelumnya, Rahman tetap optimistis bahwa kebersamaan adalah kunci melewati tantangan.
"Kalau kita bersama menghadapi tantangan, insyaallah kita bisa melewatinya. Salah satunya melalui kebersamaan seperti yang kita lakukan hari ini." pungkasnya.
(*)

