Kota Bima, KabarNTB - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ORGANDA Kota Bima mendatangi ruang kerja Wali Kota Bima, Rabu (6/5/2026), membawa dua persoalan transportasi yang dinilai sudah mendesak untuk segera diselesaikan. Audiensi yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima dan perwakilan pengurus DPC ORGANDA itu berlangsung penuh keakraban dan mendapat respons langsung dari Wali Kota H. A. Rahman H. Abidin, SE.
Uji KIR Harus ke Sumbawa, ORGANDA Minta Alat Sendiri
Persoalan pertama yang disampaikan adalah belum dimilikinya alat uji KIR kendaraan oleh Dinas Perhubungan Kota Bima. Selama ini, pemilik kendaraan di Kota Bima terpaksa menempuh perjalanan jauh ke Kabupaten Sumbawa hanya untuk melakukan uji KIR — kondisi yang dinilai menyulitkan dan membuang waktu serta biaya.
Wali Kota menyambut baik usulan tersebut dan langsung menginstruksikan Dishub Kota Bima untuk segera menindaklanjutinya bersama Sekretaris Daerah.
"Insyaallah, aplikasi uji KIR kendaraan akan kami upayakan, dan saya berharap Kadis Dishub untuk segera menangani hal ini, karena ini terkait dengan PAD kita juga." ujarnya.
Parkir Liar di Amahami dan Pelabuhan Jadi Sorotan
Persoalan kedua yang diangkat ORGANDA adalah maraknya kendaraan yang terparkir sembarangan di kawasan Amahami dan Pelabuhan Bima. Pihak ORGANDA berharap pemerintah segera menertibkan kondisi tersebut sekaligus menyediakan lahan parkir yang memadai di titik-titik strategis.
Wali Kota menjelaskan bahwa penertiban parkir sebenarnya telah berjalan secara intensif, termasuk di Pelabuhan Bima pada April lalu dan kawasan Amahami. Penertiban ini, katanya, merupakan bagian dari program Kota Bima BISA yang terus diupayakan secara konsisten.
ORGANDA Kota Bima menyampaikan terima kasih atas respons positif Wali Kota dan berharap hasil audiensi ini segera diikuti dengan tindakan nyata dari Pemkot Bima demi kemajuan sistem transportasi dan mendukung kemajuan Kota Bima secara menyeluruh.
(*)

