![]() |
| Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima, Abdul Najir |
Kota Bima, KabarNTB– Pemerintah Kota Bima menetapkan kuota pengiriman ternak tahun 2026 sebanyak 3.367 ekor. Jumlah tersebut terdiri atas 3.317 ekor sapi dan 50 ekor kerbau potong.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima, Abdul Najir, menyampaikan bahwa hingga pertengahan April 2026, realisasi pengiriman telah mencapai 1.491 ekor.
“Sebanyak 1.479 ekor merupakan sapi dan 12 ekor kerbau potong,” ujarnya, Jumat (17/4/2026), di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, ternak asal Kota Bima dikirim ke sejumlah daerah tujuan utama, antara lain DKI Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, serta beberapa wilayah di Pulau Jawa. Tingginya permintaan dari luar daerah dinilai menjadi indikator bahwa kualitas ternak dari Kota Bima masih dipercaya untuk memenuhi kebutuhan pasar dan pasokan daging di kota-kota besar.
Saat ini, lanjutnya, masih terdapat ratusan ekor ternak yang berada dalam tahap persiapan pengiriman guna memenuhi sisa kuota yang telah ditetapkan pada tahun ini.
Abdul Najir memastikan seluruh ternak yang dikirim telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan gubernur, mencakup pemeriksaan kesehatan hewan, standar bobot atau berat badan ternak, hingga kelengkapan administrasi pengiriman.
“Setiap ternak telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dipastikan bebas dari penyakit sebelum diberangkatkan, serta sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bima berharap realisasi pengiriman ternak tersebut dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah sekaligus menjaga reputasi daerah sebagai salah satu pemasok ternak yang memenuhi standar kesehatan dan kualitas nasional,"pungkasnya.
(*)

