
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim
Kota Bima, KabarNTB— Pemerintah Kota Bima memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pasokan gas LPG 3 kilogram bersubsidi dalam kondisi aman menjelang libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Idulfitri.
Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Parenta Kantor Wali Kota Bima, Selasa pagi (10/3/2026).
“Arahan Wali Kota Bima jelas, yaitu memastikan kebutuhan pasokan BBM dan LPG 3 kilogram bersubsidi bagi masyarakat Kota Bima dalam kondisi aman dan terpenuhi,” ujar Muhammad Hasyim.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) bersama Bagian Ekonomi terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan PT Pertamina guna menjamin ketersediaan serta kelancaran distribusi energi.
Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan, sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurut Hasyim, berdasarkan hasil koordinasi Pemkot Bima dengan PT Pertamina di Mataram, ketersediaan BBM untuk wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Sementara untuk LPG 3 kilogram, Kota Bima juga mendapat dukungan tambahan pasokan atau extra dropping dari Pertamina untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
“Pendistribusian reguler LPG 3 kilogram di Kota Bima berkisar antara 3.360 hingga 3.920 tabung per hari. Untuk tambahan pasokan yang sudah tersalurkan sebanyak 3.120 tabung pada 6–7 Maret 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Lebaran, Pemerintah Kota Bima juga akan kembali bersurat kepada Pertamina pada pekan ini untuk meminta tambahan pasokan LPG 3 kilogram.
“Dalam pekan ini Pemkot Bima akan bersurat ke Pertamina untuk permintaan extra dropping tambahan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.
(*)
