![]() |
| Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan menghadiri apel gelar pasukan Operasi Patuh Rinjani 2026 di Lapangan Utama Mako Polres Bima Kota, Senin (26/10/2026). |
Bima, KabarNTB - Apel gelar pasukan Operasi Patuh Rinjani 2026 resmi digelar di Lapangan Utama Markas Komando Polres Bima Kota, Senin (26/10/2026), menandai dimulainya operasi keselamatan lalu lintas yang akan berlangsung hingga 8 November mendatang. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, hadir langsung sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota terhadap upaya bersama menekan pelanggaran dan angka kecelakaan di jalan raya.
Ratusan Personel Gabungan Siap Turun ke Jalan
Apel yang dipimpin Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto ini dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, mulai dari Kasdim 1608/Bima, Kepala Jasa Raharja Bima, Plt. Asisten I Setda Kota Bima, hingga Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima. Personel gabungan dari berbagai satuan turut berbaris dalam apel tersebut, siap diturunkan ke titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah Kota Bima.
AKBP Mubiarto menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat menjadi salah satu faktor utama yang memperumit upaya menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan.
"Operasi Patuh Rinjani 2026 akan dilaksanakan dari tanggal 26 Oktober sampai dengan 8 November 2026," ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto.
Pelanggaran Naik, Kecelakaan Turun tapi Masih Renggut Nyawa
Kapolres memaparkan data hasil Operasi Patuh Rinjani tahun sebelumnya sebagai acuan pelaksanaan tahun ini. Pada 2025, tercatat 12.078 pelanggaran lalu lintas, naik 846 kasus atau sekitar 8 persen dibanding 2024 yang mencatat 11.232 pelanggaran.
Sisi lain data itu memperlihatkan perkembangan yang lebih menggembirakan. Jumlah kecelakaan turun dari 32 kejadian pada 2024 menjadi 24 kejadian pada 2025. Namun penurunan itu belum sepenuhnya menggembirakan karena 11 orang masih meninggal dunia akibat kecelakaan. Korban luka berat berkurang enam orang, sementara korban luka ringan sedikit bertambah dari 27 menjadi 28 orang.
Keselamatan Jalan Bukan Urusan Polisi Semata
Kapolres menegaskan bahwa persoalan lalu lintas tidak bisa diselesaikan oleh kepolisian sendirian. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai krusial untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Kehadiran Wakil Wali Kota Feri Sofiyan di apel tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam kolaborasi lintas sektor itu. Operasi Patuh Rinjani 2026 diharapkan tidak berhenti pada penindakan pelanggaran semata, melainkan juga menumbuhkan kesadaran warga bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab setiap pengguna jalan, bukan hanya aparat.
(*)

