![]() |
| Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Drs. Agus Salim, M.Si., melepas secara resmi kontingen LASQI Kabupaten Bima di Aula Kantor Bupati Bima, Kamis (22/10). |
Bima, KabarNTB - Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi melepas 22 anggota kontingen Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bima untuk berlaga di Festival LASQI Nusantara Jaya Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 yang digelar di Kota Mataram. Pelepasan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Bima, Kamis (22/10), dan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Drs. Agus Salim, M.Si., yang mewakili Bupati Bima.
Dakwah Lewat Seni dan Budaya
Di hadapan para peserta, pelatih, serta pengurus LASQI yang hadir, Agus Salim menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam festival ini memiliki makna yang melampaui sekadar kompetisi.
"Kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba seni religi, tetapi juga merupakan bentuk dakwah melalui seni dan budaya melalui lantunan Qasidah, Gambus, dan seni Islami lainnya," ujar Agus Salim.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berlaga di Mataram, sembari tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan antarkontingen se-NTB.
"Menang adalah harapan, tetapi tampil anggun, santun, dan menjunjung tinggi kejujuran adalah kemenangan yang sejati. Untuk itu, bertandinglah dengan penuh semangat dan sportivitas, tampilkan kemampuan terbaik, serta jaga nama baik daerah," harap Agus Salim.
Siap Bersaing di Tiga Kategori Usia
Ketua Harian LASQI Kabupaten Bima, Hj. Mulyati, MM., dalam laporannya menyebutkan bahwa dari 22 anggota kontingen yang diberangkatkan, sebanyak 12 orang merupakan peserta lomba, sementara 10 lainnya bertugas sebagai pelatih dan official. Mereka akan berlaga dalam rentang waktu 23 hingga 26 Oktober 2026.
"Kontingen Kabupaten Bima siap bersaing di cabang Bintang Vokalis Gambus dan Pop Religi Islami kategori anak-anak, remaja, hingga dewasa," terang Hj. Mulyati.
Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Nurdin, S.Sos., bersama para pengurus LASQI setempat. Kabupaten Bima sendiri tercatat memiliki rekam jejak prestasi yang cukup membanggakan di bidang seni religi, baik di tingkat provinsi maupun nasional, dan kini berharap dapat mempertahankan serta meningkatkan capaian tersebut pada perhelatan kali ini.
(*)

