Bima, KabarNTB - Operasi pencarian dan pertolongan terhadap tiga pemancing yang hilang di Pantai Baku, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, berakhir dengan kabar duka pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Dari tiga korban yang dicari sejak pagi hari, dua di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu orang berhasil diselamatkan. Tim SAR gabungan harus berjibaku dengan angin kencang dan gelombang laut yang tinggi selama proses pencarian berlangsung.
Pencarian Dimulai Sejak Subuh
Operasi SAR yang diberi nama Ops SAR H1 Kecelakaan Laut ini digelar intensif sejak pagi buta. Pada pukul 06.00 WITA, tim SAR gabungan bertolak menuju lokasi kejadian dengan menggandeng satu perahu nelayan yang diawaki empat penyelam tradisional setempat. Mereka memperkirakan tiba di kawasan Pantai Baku sekitar pukul 07.00 WITA.
Setibanya di lokasi pada pukul 07.00 WITA, tim langsung menggelar penyisiran perairan. Namun kondisi laut yang tidak bersahabat, dengan kecepatan angin mencapai 8 hingga 11 knot, arus kencang, dan tinggi gelombang antara 1,5 hingga 2 meter, menjadi kendala besar yang memperlambat proses pencarian.
Korban Ditemukan Mengambang Siang Hari
Setelah berjam-jam melakukan penyisiran tanpa hasil, tim sempat beristirahat di Desa Kangga sekitar pukul 11.00 WITA. Namun tidak lama berselang, pada pukul 12.00 WITA, kabar mengejutkan datang. Salah seorang korban ditemukan mengambang di sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Tim langsung bergerak kembali ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Pada pukul 13.00 WITA, tim SAR gabungan tiba di Desa Kangga membawa korban, yang selanjutnya segera dievakuasi ke Puskesmas Dumu Langgudu untuk penanganan lebih lanjut. Setengah jam kemudian, seluruh personel kembali ke markas masing-masing.
Dua Korban Meninggal, Satu Selamat
Hasil akhir operasi ini mencatat bahwa ketiga korban yang sempat dinyatakan hilang berhasil ditemukan. Korban atas nama Madilau berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. Sementara dua korban lainnya, Nisfu Sya'ban dan Muhidin, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Enam Unsur Gabungan Terlibat
Operasi ini melibatkan enam unsur yang bahu-membahu di lapangan, yakni Polsek Langgudu, Ditpolairud Polda NTB, BPBD Bima, Pol Air Kota Bima, Tagana Dinas Sosial Kabupaten Bima, serta nelayan setempat yang turut berperan penting dalam penyelaman tradisional selama proses pencarian berlangsung.
(*)

