![]() |
| Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi dari perwakilan PT Taisyo Jepang dan peserta program magang luar negeri di Ruang Kerja Kantor Gubernur NTB, Senin (14/9/2026). |
Mataram, KabarNTB - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menerima kunjungan perwakilan PT Taisyo Jepang beserta peserta program magang luar negeri di Ruang Kerja Kantor Gubernur NTB, Senin (14/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum bagi Gubernur untuk menekankan pentingnya karakter dan komitmen kerja jangka panjang bagi para peserta, sekaligus mendorong mereka memanfaatkan penghasilan di luar negeri untuk membangun aset sejak dini.
Karakter Lebih Utama dari Kecerdasan
Di hadapan para peserta magang, Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB, menegaskan bahwa keberhasilan dalam dunia kerja tidak semata-mata ditentukan oleh kepintaran, melainkan oleh kualitas karakter seseorang. Ia mendorong para peserta untuk menanamkan niat tulus dalam setiap langkah pengabdian mereka kepada perusahaan.
"Harus memiliki komitmen jangka panjang, tanamkan niat tulus untuk berkontribusi dan belajar pada perusahaan tempat anda bekerja," tegas Miq Iqbal.
Investasikan Penghasilan, Pulang Bawa Aset
Selain soal etos kerja, Gubernur juga memberikan pesan praktis kepada para peserta agar tidak menghabiskan seluruh pendapatan mereka selama bekerja di Jepang. Ia menyarankan agar sebagian penghasilan disisihkan untuk diinvestasikan dalam bentuk aset nyata, seperti tanah, rumah, atau roku, sehingga saat kembali ke tanah air mereka telah memiliki pondasi finansial yang kokoh.
Gubernur mengakhiri pertemuannya dengan pesan yang hangat dan penuh makna bagi seluruh peserta.
"Selamat ya, semoga sehat selalu untuk kalian semua, dan terakhir, kalau kalian disayangi sama orang, kamu harus sayang sama dia dua kali lipat darinya," pungkas Miq Iqbal.
148.000 Peserta Dikirim ke Jepang dalam 32 Tahun
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan, Muhammad Sihab, mengungkapkan bahwa kerja sama pengiriman tenaga magang Indonesia ke Jepang telah berlangsung lebih dari tiga dekade. Selama kurun waktu sekitar 32 tahun, tidak kurang dari 148.000 peserta telah dikirimkan melalui program ini.
"Rekrutmen yang kita lakukan baik melalui Dinas Ketenagakerjaan di berbagai Provinsi, Kabupaten/Kota maupun dari Balai Vokasi yang ada di Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Muhammad Sihab.
Taisyo Buka Pintu untuk Tenaga Kerja Lombok
Muhammad Sihab turut menyampaikan bahwa PT Taisyo merupakan perusahaan Jepang yang baru pertama kali membuka pintu bagi tenaga kerja asal Indonesia. Kesan positif terhadap budaya kerja orang Indonesia mendorong pimpinan perusahaan tersebut untuk langsung datang mengenal Lombok dan NTB lebih dekat. Harapannya, pengiriman tenaga kerja asal Lombok ke Jepang dapat semakin ditingkatkan ke depan.
"Mereka ingin melihat Indonesia, khususnya Lombok NTB, dan berharap tenaga kerja yang dari Lombok bisa dikirimkan lebih banyak lagi ke Jepang," katanya.
(*)

