Manggarai Timur, KabarNTB - Bukan sekadar mengirim bantuan dari jauh, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memilih hadir langsung di tengah warga korban gempa Manggarai Timur, Kamis (20/8). Didampingi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Miq Iqbal menyambangi lima titik pengungsian, berdialog dengan para pengungsi, mendengarkan kebutuhan mereka, dan menyerahkan bantuan logistik sebagai wujud nyata solidaritas Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR-BNN).
Satu Saudara Terluka, Dua Provinsi Bergerak
Kedua gubernur tiba di Manggarai Timur menggunakan helikopter TNI AD jenis Bell 412 ER HA-5185 yang lepas landas dari Bandara Komodo Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar 35 menit. Titik pertama yang dikunjungi adalah Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, di mana suasana pascagempa masih sangat terasa. Sejumlah bangunan rusak, sementara warga masih bertahan di pengungsian karena khawatir terhadap gempa susulan. Kepada kedua gubernur, warga menyampaikan kebutuhan paling mendesak: air bersih dan bahan makanan.
Miq Iqbal menegaskan bahwa kedatangannya membawa makna lebih dari sekadar serah terima bantuan. NTB, yang pernah dihantam gempa dahsyat pada 2018, memahami betul luka yang tengah dirasakan warga NTT.
"Kami di NTB juga pernah merasakan hal yang sama seperti yang Bapak dan Ibu rasakan saat ini. Kami memahami betul perasaan Bapak dan Ibu semua. Tapi kita harus sabar, kuat dan tetap semangat," ujar Miq Iqbal kepada para pengungsi.
Ia pun menyampaikan pesan solidaritas yang ia bawa dari seluruh masyarakat NTB.
"Kami datang sebagai saudara. Kami membawa pesan dari masyarakat NTB bahwa Bapak dan Ibu tidak sendiri. Kita kuat, ya. Kita hadapi ini dengan semangat untuk bangkit kembali," tegasnya.
Melki Balik Duluan, Miq Iqbal Lanjut ke Lima Titik
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung NTB dan Bali di wilayahnya. Namun, agenda penyambutan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di salah satu lokasi terdampak gempa memaksa Melki kembali lebih dahulu ke Labuan Bajo. Sebelum berpisah, ia menitipkan salam untuk warga di lokasi-lokasi yang akan dikunjungi Miq Iqbal selanjutnya.
Miq Iqbal kemudian melanjutkan peninjauan ke empat titik pengungsian berikutnya bersama Tim Solidaritas KR-BNN NTB. Di setiap lokasi, ia menyapa warga, mendengarkan keluhan, dan menyerahkan bantuan berupa logistik, selimut, terpal, serta nasi bungkus.
Perhatian untuk Anak-Anak Pengungsi
Di sela kunjungan lapangan yang berlangsung hingga menjelang Magrib itu, Miq Iqbal menyempatkan diri bercengkerama dengan anak-anak pengungsi sambil membagikan roti, susu, dan cokelat. Wajah-wajah cilik yang sebelumnya tampak murung berangsur ceria mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di NTB itu.
Bagi Miq Iqbal, memulihkan rasa aman dan semangat anak-anak sama pentingnya dengan mencukupi kebutuhan logistik. Pemulihan pascabencana tidak hanya soal makanan dan atap pelindung, tetapi juga soal dukungan moral agar anak-anak perlahan bisa keluar dari trauma.
Jajaran Pemprov NTB Turut Mendampingi
Sejumlah pejabat Pemprov NTB turut hadir mendampingi kunjungan ini, antara lain Kepala Dinas Kominfotik sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik, Kepala BPBD NTB Sadimin, Kepala Dinas Kesehatan NTB dr. Hamzi Fikri, dan Kepala Biro Kesra Setda NTB H. Amir. Di sela rangkaian kunjungan, Miq Iqbal juga makan siang bersama tim di Dapur Umum Lapangan Tagana NTB yang diperkuat personel dari Kota dan Kabupaten Bima.
Seusai menuntaskan peninjauan lima titik pengungsian, rombongan kembali ke Posko Tim Solidaritas KR-BNN NTB di halaman SMPN 1 Lamba Leda. Kehadiran NTB di Manggarai Timur menegaskan bahwa solidaritas KR-BNN bukan sekadar nota kesepahaman antarpemerintah daerah, melainkan komitmen yang hadir dalam bentuk nyata ketika saudara sedang membutuhkan.
(*)
