Kota Bima, KabarNTB - Ratusan siswa, guru, dan orang tua memenuhi halaman SMP Negeri 7 Kota Bima, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Rabu (3/6/2026), dalam acara pentas seni dan pelepasan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, hadir langsung bersama Asisten III Setda Kota Bima, Camat Asakota, Lurah Jatiwangi, kepala sekolah, komite, dan wali murid.
Bukan Garis Finish, tapi Garis Start Berikutnya
Di hadapan ratusan siswa yang baru saja menyelesaikan jenjang SMP, Feri menyampaikan pesan yang tajam: kelulusan hari ini bukan perayaan akhir, melainkan awal dari perjalanan yang jauh lebih panjang dan menantang.
"Hari ini bukanlah akhir perjalanan. Ini adalah garis start untuk perjalanan yang lebih panjang. Jangan terlalu lama berdiri di garis finish SMP, karena masa depan sudah menunggu di garis start berikutnya." kata Feri dalam sambutannya.
Pentas Seni: Bukan Sekadar Hiburan
Feri mengapresiasi berbagai penampilan yang ditunjukkan para siswa dalam pentas seni. Baginya, panggung seni bukan sekadar ruang hiburan — melainkan laboratorium nyata bagi generasi muda untuk melatih kreativitas, keberanian, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri yang akan mereka butuhkan di dunia nyata.
"Dunia membutuhkan generasi yang kreatif, inovatif, mampu berkomunikasi, dan berani menampilkan potensinya. Bisa jadi di antara siswa yang tampil hari ini ada calon dokter, guru, pengusaha, atlet, bahkan pemimpin Kota Bima di masa depan." ujarnya.
Jangan Lebih Takut Kehilangan Sinyal daripada Kehilangan Arah
Feri tidak melewatkan kesempatan untuk menyinggung tantangan nyata yang mengintai remaja di era digital. Mulai dari perundungan, narkoba, pergaulan bebas, balap liar, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak — semuanya ia sebut sebagai persoalan serius yang harus dihadapi bersama.
"Ada yang lebih takut kehilangan sinyal internet daripada kehilangan arah hidup. Karena itu, jadilah generasi yang cerdas menggunakan teknologi dan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat." katanya.
Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua
Feri juga menyampaikan penghargaan kepada para guru SMPN 7 Kota Bima yang dinilai tidak sekadar mengajarkan mata pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai moral dan membimbing siswa menghadapi perubahan zaman. Penghargaan serupa ia sampaikan kepada orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
Ia menutup sambutan dengan pesan yang menggugah bagi seluruh lulusan.
"Teruslah bermimpi besar. Banyak orang hebat lahir dari tempat yang sederhana, tetapi memiliki mimpi yang luar biasa." ujarnya.
(*)

