![]() |
| Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menghadiri pelantikan pengurus DPD ASITA NTB periode 2026-2031 di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Rabu (10/6/2026). |
Mataram, KabarNTB - Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, menjadi saksi lahirnya kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA NTB) periode 2026-2031, Rabu (10/6/2026). Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, hadir mewakili Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan membawa pesan tegas: pariwisata NTB harus mendunia.
Sinergi untuk NTB yang Dikenal Dunia
Wagub yang akrab disapa Dinda ini menyampaikan harapan besar Gubernur Iqbal agar kepengurusan ASITA yang baru tidak sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata daerah.
"Saya menyampaikan salam hangat dari Bapak Gubernur. Beliau menaruh harapan besar agar kepengurusan ASITA yang baru dapat memberikan kontribusi nyata dan bersinergi bersama pemerintah provinsi maupun 10 kabupaten/kota dalam memajukan pariwisata NTB." ujarnya.
Dinda menegaskan, pariwisata mendunia bukan sekadar slogan. Itu adalah satu dari tiga agenda prioritas kepemimpinan Gubernur Iqbal, bersama pengentasan kemiskinan ekstrem dan penguatan ketahanan pangan.
"Nusa Tenggara Barat memiliki potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa. Kami berharap seluruh pelaku pariwisata, khususnya ASITA, dapat terus bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan destinasi NTB yang semakin dikenal dunia dan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan setiap tahun." katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pariwisata tidak melulu soal keindahan destinasi. Kualitas sumber daya manusia, kesiapan masyarakat, dan keramahan khas NTB adalah faktor-faktor yang sama pentingnya untuk terus diperkuat.
Ketua Baru, Tantangan Nyata
Ketua DPD ASITA NTB terpilih, Sellywati, mengakui bahwa tantangan yang menanti kepengurusan barunya tidaklah ringan. Salah satu yang paling mendesak adalah tingginya harga tiket transportasi yang menekan minat wisatawan untuk berkunjung ke NTB.
"Kami akan melanjutkan apa yang belum dikerjakan oleh pengurus sebelumnya. Tantangan yang kami hadapi cukup kompleks, mulai dari harga tiket hingga perubahan pola perjalanan wisata. Karena itu saya mengajak seluruh anggota untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi dengan pemerintah agar pariwisata NTB semakin maju." kata Sellywati.
Sebagai langkah konkret, ASITA NTB menyiapkan agenda Travel Mart berskala nasional dan internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, tepat setelah gelaran MotoGP Mandalika. Ajang ini akan mengundang agen perjalanan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara untuk menjajaki potensi wisata dan kerja sama paket perjalanan ke NTB.
DPP ASITA: Pemerintah dan Pebisnis Harus Bersatu
Ketua Umum DPP ASITA, N. Rusmiati, yang hadir langsung melantik pengurus baru, mendorong sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah sebagai kunci membawa nama NTB ke panggung pariwisata dunia.
"Pemerintah dan pebisnis harus bersinergi dan dapat mengambil bagian dalam mempromosikan NTB di dunia dengan destinasi wisatanya. Mari kita kawal program NTB khususnya bidang pariwisata. Mari kita ajak wisatawan sebanyak-banyaknya datang ke NTB." tegasnya.
Dengan lebih dari 100 anggota yang bergerak di bidang usaha perjalanan wisata dan jasa travel, ASITA NTB diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas pasar wisata sekaligus mendukung cita-cita besar NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
(*)

