![]() |
| Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, saat menghadiri acara penamatan 149 siswa kelas IX tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program unggulan sekolah, Selasa, 2 Juni 2026. |
Kota Bima, KabarNTB– Di tengah tantangan pendidikan yang kian kompleks akibat perkembangan teknologi dan perubahan sosial, SMP Negeri 4 Kota Bima meluncurkan empat program unggulan yang ditujukan untuk memperkuat karakter, kompetensi akademik, dan keterampilan peserta didik.
Program tersebut diluncurkan oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, saat menghadiri acara penamatan 149 siswa kelas IX tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program unggulan sekolah, Selasa, 2 Juni 2026.
Empat program yang diperkenalkan meliputi Kelas Tahfidz, Kelas Teknologi Informasi (IT), Kelas Sains, dan Kelas Bahasa Inggris. Sekolah berharap program tersebut dapat menjadi ruang pengembangan bagi siswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Kepala SMP Negeri 4 Kota Bima, Syarifuddin, mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama sekolah. Menurut dia, berbagai inovasi pendidikan perlu terus dilakukan untuk menjawab tuntutan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Ia menyebut minat masyarakat terhadap SMP Negeri 4 terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar baru yang mencapai sekitar 500 calon siswa setiap tahun.
“Pembangunan SDM harus dimulai dari dunia pendidikan. Karena itu kami terus berinovasi menghadirkan program-program yang dapat meningkatkan kualitas dan daya saing peserta didik,” kata Syarifuddin.
Dalam sambutannya, Rahman menilai tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda. Menurut dia, banyak orang tua menghadapi kekhawatiran yang sama terkait pengaruh lingkungan dan perkembangan teknologi terhadap perilaku anak.
“Yang paling penting sekarang adalah membangun karakter siswa. Ini menjadi kegelisahan banyak orang tua. Benteng utama kita adalah perhatian, pendidikan akhlak, dan pembinaan karakter sejak dini,” ujar Rahman.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan kepribadian siswa. Menurutnya, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai-nilai spiritual menjadi fondasi penting dalam menghadapi kehidupan.
Selain penguatan karakter, Rahman menyoroti pentingnya penguasaan teknologi informasi. Ia menilai kemampuan digital kini menjadi kebutuhan dasar yang harus dimiliki generasi muda untuk dapat bersaing di masa depan.
“Dunia sekarang, siapa yang menguasai teknologi informasi, dialah yang akan menguasai dunia. Karena itu saya sangat mengapresiasi hadirnya kelas IT di SMP Negeri 4 Kota Bima,” katanya.
Rahman juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Menurut dia, peran orang tua dan komite sekolah tetap menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Di hadapan para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP, ia berpesan agar terus menghormati orang tua, menjauhi pergaulan bebas dan minuman keras, serta tetap optimistis dalam mengejar cita-cita.
Peluncuran empat program unggulan tersebut menjadi bagian dari upaya SMP Negeri 4 Kota Bima untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, kecakapan teknologi, penguasaan bahasa, serta karakter dan spiritualitas yang kuat.
(*)

