Bima, KabarNTB - Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, memimpin apel pagi di lingkup Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima, Selasa (21/4/2026). Di hadapan peserta apel, Wabup menyampaikan sejumlah arahan terkait prioritas pembangunan daerah yang menjadi fokus kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan dirinya.
Tiga Prioritas Utama: Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi
Wabup menegaskan bahwa pemerintahan Bupati Ady Mahyudi dan dirinya memusatkan perhatian pada tiga bidang yang harus ditangani secara serius, konsisten, dan berkelanjutan: pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Di antara ketiganya, sektor ekonomi memiliki cakupan paling luas — meliputi pertanian, perikanan, perkebunan, hingga ketenagakerjaan.
Ia menyebut pengentasan kemiskinan dan tingginya angka pengangguran sebagai dua tantangan terbesar yang harus ditaklukkan oleh Disnakertrans.
"Tugas besar dan mulia adalah menuntaskan pengangguran dan menciptakan lapangan kerja. Ini tentu saja menjadi tanggung jawab seluruh jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi."
Langkah Pertama: Pastikan Data Tenaga Kerja Akurat
Sebagai langkah awal yang harus segera diambil, Wabup meminta jajarannya memastikan keakuratan data tenaga kerja di seluruh sektor — mulai dari pertanian, konstruksi, perikanan, hingga sektor-sektor lain yang tersebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bima. Tanpa data yang valid, program ketenagakerjaan tidak akan tepat sasaran.
Wabup hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, S.Pd., Kepala BPKAD Aries Munandar, ST., MT., dan Kepala Dinas Nakertrans H. Syaeful Bahri, ST., M.Si.
Serah Terima Jabatan Kepala Disnakertrans
Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima jabatan Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Bima. Tampuk pimpinan resmi berpindah dari pejabat lama Aries Munandar, ST., MT. kepada H. Syaeful Bahri, ST., M.Si., yang kini mengemban amanah memimpin dinas yang bertugas menekan angka pengangguran dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Bima.
(*)

