Kota Bima, KabarNTB - Pemerintah Kota Bima resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas RI dalam rangka memperkuat kapasitas SDM perencanaan pembangunan daerah. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian yang dilakukan di penghujung kegiatan peningkatan SDM bertema "Strategi Perencanaan dan Penganggaran Daerah dalam Menghadapi Tantangan Keterbatasan Fiskal", yang dibuka langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, para perencana daerah, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
Perencana Daerah Adalah Arsitek Masa Depan
Dalam sambutannya, Wali Kota H. A. Rahman menyebut tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi nyata yang dihadapi hampir semua pemerintah daerah saat ini — ruang fiskal yang kian sempit di tengah kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik yang terus meningkat.
Ia menegaskan bahwa perencana daerah bukan sekadar penyusun dokumen, melainkan arsitek masa depan daerah yang harus mampu merancang strategi pembangunan secara cermat dan adaptif. Semangat ini, kata Wali Kota, sejalan dengan fase pembenahan Kota Bima yang kini mengusung tema "Kota Bima Berbenah, Kota Bima Bisa."
Para peserta diharapkan pulang dengan bekal kemampuan menyusun perencanaan berbasis data dan kinerja, penganggaran yang adaptif terhadap keterbatasan fiskal, serta wawasan dalam mengembangkan alternatif pembiayaan pembangunan dan memperkuat sinkronisasi antara perencanaan pusat dan daerah.
Pusbindiklatren Tawarkan Beasiswa S2 dan S3
Kepala Pusbindiklatren Bappenas RI, Wignyo Adiyoso, menyambut antusias kunjungannya ke Kota Bima yang disebutnya sebagai daerah yang sudah lama ingin ia sambangi langsung. Ia menjelaskan bahwa Pusbindiklatren memiliki mandat utama dalam meningkatkan kapasitas SDM perencana melalui koordinasi intensif dengan Bappeda di seluruh daerah.
Kabar yang disambut hangat oleh peserta adalah tawaran program beasiswa pendidikan jenjang S2 dan S3 yang dapat dimanfaatkan oleh aparatur daerah Kota Bima.
"Kami telah menyediakan program beasiswa S2 dan S3, dan kami akan mencoba menjelaskan secara rinci agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh SDM di Kota Bima."
Wignyo juga menyatakan keyakinannya terhadap potensi besar yang dimiliki Kota Bima untuk terus berkembang.
"Saya yakin Kota Bima memiliki potensi yang luar biasa. Kami berharap kerja sama ini dapat dimanfaatkan dengan baik melalui berbagai program yang telah tersedia."
Penandatanganan perjanjian kerja sama yang mengakhiri kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan sinergi jangka panjang antara Kota Bima dan Bappenas RI — sebuah fondasi penting menuju perencanaan pembangunan daerah yang lebih cerdas, terukur, dan berdaya saing.
(*)

