Dompu, KabarNTB - Kemeriahan Final Pacu Kuda Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/4/2026), berubah ricuh setelah sejumlah penonton terlibat adu jotos di area arena pacuan. Insiden yang terekam dalam video dan langsung menyebar luas di media sosial ini memantik kekhawatiran publik soal standar pengamanan dalam event budaya berskala besar.
Berawal dari Dorong-Dorongan, Berujung Baku Pukul
Berdasarkan video yang beredar, terlihat kerumunan penonton saling dorong sebelum situasi meningkat menjadi perkelahian. Beberapa orang tampak berusaha melerai, namun situasi sempat tak terkendali dan menarik perhatian banyak pihak di lokasi. Salah satu unggahan datang dari akun Facebook Guruh Windana yang memposting kejadian dengan keterangan "Seru banget ribut adu jotos saat Final Pacu Kuda" disertai tagar lokasi Dompu, NTB.
Seorang penonton yang enggan disebutkan namanya menuturkan kronologi singkat kejadian.
"Awalnya cuma dorong-dorongan biasa, tapi tiba-tiba jadi baku pukul."
Insiden ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman antarpenonton di tengah padatnya arena dan tingginya tensi emosional saat babak final berlangsung. Situasi akhirnya berhasil diredam oleh warga sekitar dan pihak yang berada di lokasi sebelum meluas lebih jauh.
Belum Ada Laporan Korban dan Penanganan Hukum
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia maupun aparat keamanan. Tidak ada pula laporan resmi terkait korban luka maupun proses penanganan hukum atas insiden tersebut.
Pacu kuda merupakan tradisi budaya yang sangat dinantikan masyarakat Dompu dan sekitarnya setiap tahunnya. Insiden ini diharapkan menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggara agar ke depan pengamanan diperketat demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh penonton dalam setiap penyelenggaraan event budaya berskala besar.
(*)

