![]() |
| Tenaga medis Tim Kesehatan KR-BNN NTB memeriksa kondisi warga di salah satu titik terdampak gempa Nusa Tenggara Timur, menyusuri wilayah yang belum terjangkau pelayanan kesehatan. |
Manggarai Timur, KabarNTB - Pagi itu tak banyak kata yang terucap. Tak ada waktu untuk sekadar berdiskusi, apalagi menghitung lelah. Tim Kesehatan KR-BNN dari NTB telah lebih dulu bergerak menyusuri jejak bencana, mendatangi satu demi satu warga di wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum sempat terjangkau pelayanan medis.
Bukan Sekadar Obat dan Peralatan yang Dibawa
Kehadiran tim medis ini tidak hanya soal memenuhi kebutuhan klinis semata. Selain obat-obatan, peralatan, dan tenaga, mereka membawa kepedulian yang tak mengenal batas pulau, sebuah bentuk solidaritas kemanusiaan yang terus mengalir sejak gempa magnitudo 7,7 mengguncang NTT.
Di setiap langkah tim, ada harapan yang hendak dijemput dari warga yang selama ini luput dari jangkauan bantuan. Di setiap tangan yang menolong, tersimpan pesan persaudaraan yang ingin disampaikan dari seberang laut.
Pelukan dari NTB untuk Saudara di NTT
Bagi Tim Kesehatan KR-BNN, misi ini membawa makna yang lebih dari sekadar pelayanan kesehatan. Kehadiran mereka di tengah reruntuhan dan keterbatasan adalah wujud pelukan, pelukan dari NTB untuk saudara-saudara di NTT yang sedang terluka, sekaligus penegasan bahwa jarak antarpulau tidak pernah menjadi penghalang bagi rasa persaudaraan.
(*)

