
Kondisi banjir yang merendam pemukiman warga di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kamis (19/3/2026).
Kota Bima, KabarNTB - Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kota Bima pada Kamis sore (19/3/2026) memicu banjir di sejumlah kelurahan. Air meluap dari saluran dan merendam pemukiman warga serta jalan penghubung antar kelurahan. BPBD Kota Bima mencatat tiga kelurahan terdampak parah: Jatiwangi, Ule, dan Jatibaru Barat.
Jatiwangi Terendam, Ratusan Rumah di Tujuh RT Terdampak
Di Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, banjir merendam rumah warga di RT 19, RT 21, RT 22 hingga RT 27. Air masuk ke pemukiman dengan ketinggian bervariasi, memaksa warga mengungsi ke tempat lebih aman. BPBD bersama aparat kelurahan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan evakuasi.
Ule: Tolotongga hingga Al-Hilal Lewijambu Terendam
Di Kelurahan Ule, banjir melanda sejumlah lingkungan, antara lain Tolotongga, BTN Tolotongga, Al-Hilal Lewijambu, dan Mekar Baru. Air mengalir deras dari saluran yang meluap dan langsung menggenangi rumah-rumah warga. Tim BPBD masih melakukan pendataan jumlah rumah dan warga terdampak di wilayah ini.
Jatibaru Barat: RT 12 di Dataran Rendah Terendam
Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Jatibaru Barat, tepatnya di RT 12. Air dengan cepat masuk ke pemukiman warga yang berada di dataran rendah. Warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sambil menunggu bantuan dari petugas.
BPBD Turun ke Lapangan, Salurkan Bantuan Darurat
Tim BPBD Kota Bima saat ini telah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan korban terdampak banjir. Petugas masih menghitung jumlah warga dan rumah yang terendam, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak seperti makanan, air bersih, dan tempat pengungsian. Bantuan tanggap darurat mulai disalurkan ke wilayah yang sudah terdata.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat kelurahan untuk memastikan penanganan cepat dan tepat. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” ujar petugas BPBD di lokasi.
(*)
